Bupati Hendy Lantik 314 Pejabat di Lingkungan Pemkab Jember

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri

Caption : Pelantikan dan pengangkatan pejabat pimpinan atas, administrasi, dan pengawas di lingkungan Pemkab jember, Jumat (11/8/2023).

JEMBER, (WARTA ZONE) – Bupati Hendy Siswanto, didampingi Wabup Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), melantik Pejabat Pimpinan Atas, Administrasi dan Pengawas tahun 2023, di lingkungan Pemkab Jember.

Diketahui, pelantikan dan pengangkatan pejabat pimpinan tersebut, bertempat di Aula PB Sudirman, Jumat (11/8/2023) siang.

“Hari ini kami melantikan dan mengukuhkan, serta mutasi yang cukup banyak. Ada 101 mutasi, dan pengukuhan 213 yang kami lantik,” ucap Bupati Hendy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai pelantikan.

Kata Hendy, selama pihaknya menjabat sebagai Bupati Jember. 98 persen seluruh jabatan hampir terisi semua.

Baca Juga:  Pemkab Jember Targetkan Angka Stunting Turun 20 Persen Tahun 2023

“Kurang lebih 1.010 pejabat di kabupaten jember sudah terisi semuanya. Ini dilakukan selama kurang lebih 2,5 tahun,” ujarnya.

“Insya Allah pelantikan ini akan berlanjut minggu depan, seperti staff ASN maupun non ASN. Tentunya kita bagi, Karena memang pembebanan kerja. Setiap OPD yang terlalu banyak staffnya, kita pindah. Supaya nanti ada perimbangan yang sesuai dengan kekuatan OPD masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya berpesan, pejabat fungsional adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Sehingga peran mereka sangat penting, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga:  Untuk Pertama Kalinya, Jember Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya

“Jadikan jabatan sebagai amanah dan kewajiban. Serta meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam melaksanakan tugas, maupun mematuhi semua pekerjaannya,” ungkapnya.

Bupati Hendy juga menambahkan, mendekati tahun pesta politik, pihaknya mengingatkan ASN haram hukumnya terlibat dalam politik.

“Kita bekerja sesuai dengan program kita, jangan sampai kita masuk ke dalam pesta demokrasi,” kata Hendy.

“Posisi kita, betul-betul posisi birokrat yang netral. Meskipun kita mempunyai hak pilih, tapi netralitas harus dijunjung setinggi-tingginya untuk para ASN dan non ASN,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment