Jatuh ke Sumur, Pencari Bekicot di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

0 Komentar
Reporter : Abd. Wakid
Foto: Proses evakuasi korban jatuh ke sumur galian di Desa Aeng Dake, Bluto, Sumenep.

Foto: Proses evakuasi korban jatuh ke sumur galian di Desa Aeng Dake, Bluto, Sumenep, oleh aparat dan warga setempat.

SUMENEP, (WARTA ZONE) — Moh. Jalil (55) warga Dusun Pongkeng, Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di sebuah sumur galian di Desa Aengdake.

Kabar kematian pria yang diketahui merupakan pencari bekicot itu sempat menyita perhatian sejumlah pengguna media sosial seperti WhatsApp.

“Ayo tarik. Allahu Akbar,” teriak warga saat berusaha mengevakuasi mayat korban.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menjelaskan, kejadian tersebut diketahui terjadi pada hari ini sekitar pukul 06.45 WIB di sumur milik Jailani wara Desa Aengbaja Kenek, Bluto.

Baca Juga:  Aksi Heroik Kapolres Sumenep Naik Mobil Komando PMII, Pastikan Proses Penyebar Hoaks

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memang memiliki aktivitas mencari bekicot setiap malam.

“Korban pamit kepada istrinya Alwiyah keluar rumah untuk pergi mencari Bekicot sekitar pukul 7 malam, dan biasa kembali pulang ke rumah pada pukul 12 malam,” ungkapnya.

Namun, lanjut Widi, hingga pukul 05.00 WIB pagi, korban tak kunjung pulang. Sehingga, istrinya meminta sebagian kerabat dan tetangganya untuk mencari keberadaan korban.

“Setelah dilakukan pencarian dengan dibantu warga setempat, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur galian dengan kedalaman 10 meter,” bebernya.

Baca Juga:  Puluhan Motor Berknalpot Brong Diamankan saat Balap Liar di Sumenep

Usai dievakuasi dari dalam sumur oleh saudara Hodri dibantu masyarakat setempat, korban dilarikan ke Puskesmas Bluto untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.

Sementara, istri korban tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Ia menganggap kejadian tersebut murni merupakan musibah.

“Istri korban tandatangan. Ia tidak berkenan diautopsi,” tandas mantan Kapolsek Sumenep Kota. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment