Lomba Balap Tamiya Pernah Hits Tahun 90an, Kembali Digelar Polisi di Jember

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
FOTO: Polres Jember menggelar kompetisi balap mobil tamiya untuk merayakan Hari Bhayangkara ke 78 tahun 2024.

FOTO: Polres Jember menggelar kompetisi balap mobil tamiya untuk merayakan Hari Bhayangkara ke 78 tahun 2024.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Lomba atau kompetisi balap mobil tamiya yang pernah hits tahun 90an, kembali digelar oleh Polres Jember, untuk merayakan Hari Bhayangkara ke 78 tahun 2024.

Digelarnya ajang lomba balap mobil mainan dengan mesin penggerak motor listrik itu. Bertujuan untuk merangkul dan menghidupkan komunitas yang ada di Jember.

Untuk membuat semarak, Polres Jember menggelar even balap mobil tamiya itu di Lippo Mall Jember, Minggu (16/6/2024).

Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi menyampaikan, even lomba balap mobil tamiya itu sengaja digelar. Sebagai bentuk acara yang bersifat anti mainstream.

“Lomba ini kami pilih, karena bertujuan untuk mendukung dan merangkul para komunitas. Apalagi lomba ini bentuk dukungan kami terhadap hobi-hobi yang positif. Terima kasih juga kami didukung Lippo dan para sponsor, adanya lomba tamiya ini juga untuk menyemarakkan Hari Bhayangkara,” kata Bayu usai membuka even lomba tamiya.

Baca Juga:  Ritual Khusus Saat Evakuasi Korban Tenggelam di Jember: Polisi, Relawan, dan Basarnas Dilarang Mendekat

Dengan merangkul komunitas, kata Bayu, diharapkan masyarakat selalu melakukan hal-hal yang positif dengan cara yang benar.

“Sehingga ke depan seluruh komunitas-komunitas yang ada di Jember ini semakin berkembang. Apalagi bermain mobil tamiya ini, adalah hobi yang positif. Di tengah sekarang yang hanya berkutat dengan Handphone saja,” ujarnya.

Terkait even balap mobil tamiya yang digelar itu. Bayu menyebutkan, para peserta diketahui tidak hanya dari Jember.

“Untuk peserta Alhamdulillah animonya cukup tinggi, ada kurang lebih 30 tim yang berkompetisi. Selain Jember, ada dari Lumajang, Banyuwangi, Surabaya, Malang, bahkan dari Pulau Bali,” sebutnya.

“Dari pengakuan peserta, lomba seperti ini aktif diikuti oleh mereka. Kompetisi ini bahkan levelnya nasional, ada di Jakarta, di Bali dan di kota-kota besar lainnya,” sambung Bayu.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Perselingkuhan Mantan Rektor, Penasehat Hukum Desak Polres Jember Lanjutkan Proses Penyidikan

Lebih lanjut kata Bayu, untuk menyemarakkan Hari Bhayangkara ke 78 Tahun 2024. Juga digelar even lain yang dilakukan Polres Jember.

“Mulai dari yang berkaitan tentang seni budaya juga kompetis olahraga secara konvensional. Ada kurang lebih 15 even yang kita lakukan, seperti yang sudah terlaksana ada Kejuaraan Tinju, Badminton, futsal, dan tenis lapangan,” ucap Bayu.

“Juga masih ada yang lain yang akan kami laksanakan, diantaranya memancing, Kejuaraan Bela Diri Silat dengan IPSI, jalan santai, dan bersepeda gowes yang Insyaallah puncaknya tanggal 30 Juni 2024 mendatang,” imbuhnya.

Sementara itu menurut salah seorang peserta bernama Siswanto (25) anggota Tim Ardan, dirinya jauh-jauh berangkat dari Timika, Papua. Untuk ikut berkompetisi di ajang balap mobil tamiya di Jember itu.

Baca Juga:  Tahanan Polsek Kabur di Jember, Satu Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

“Kami pecinta mobil tamiya ini kan komunitasnya se Indonesia. Saat tahu ada even di daerah mana. Kita pasti ikut. Nah untuk di Jember ini, tahunya info dari flayer yang di unggah di Medsos Satlantas, kemudian memastikan di FB, Instagram dan X,” kata Siswanto.

Lewat kegiatan even balap mobil tamiya, kata Siswanto, motivasinya sambung saudara dengan pecinta tamiya dari kota lain dan juga sesama penggemar hobi.

“Uniknya lah yang menggelar even malah polisi. Ya saya mewakili teman berterima kasih. Jadi ya ikut meramaikan HUT Bhayangkara. Polres Jember ini anti mainstream memang,” ujarnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment