Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
DaerahEkonomiInvestigasi

Ratusan Kepala Desa dan Perangkat Manfaatkan Program Pembiayaan Tanpa Jaminan dari BPRS Bhakti Sumekar

×

Ratusan Kepala Desa dan Perangkat Manfaatkan Program Pembiayaan Tanpa Jaminan dari BPRS Bhakti Sumekar

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Panji Agira/wartazone.com)
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Panji Agira/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank BPRS Bhakti Sumekar meluncurkan program pembiayaan tanpa jaminan untuk kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Sumenep, Madura.

Program ini menawarkan plafon pembiayaan hingga Rp 30 juta dengan tenor maksimal 36 bulan, tujuan diluncurkannya program tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadi seperti renovasi rumah, pembelian kendaraan, dan biaya pendidikan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan bahwa pengajuan pembiayaan dirancang sederhana, hanya memerlukan dokumen seperti KTP, kartu keluarga, Surat Keputusan pengangkatan, dan rekomendasi dari kepala desa.

“Proses pencairan dana pun cepat, dalam waktu satu hari,” terangnya, Kamis (17/10/2024).

Proses pengajuannya, lanjut Dirut Fajar, bisa dilakukan di kantor Bank BPRS Bhakti Sumekar baik daratan maupun kepulauan.

“Pemohon harus melengkapi persyaratan yang telah ditentukan agar proses pengajuan cepat diproses,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada 29 April 2024, program ini telah dimanfaatkan oleh 210 kepala desa dan perangkat desa, menunjukkan respons positif dan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur desa di Sumenep.

“Semoga dengan program ini, kesejahteraan kepala dan perangkat desa terjamin untuk memenuhi kebutuhannya,” pungkas Fajar. (*)

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.