Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Heboh, Warga Sidoarjo Nekat Bunuh Diri di Sumenep

×

Heboh, Warga Sidoarjo Nekat Bunuh Diri di Sumenep

Sebarkan artikel ini
TERTOLONG: Pemuda asal Sidoarjo saat dibawa oleh polisi. (Foto: Humas Polres Sumenep)
TERTOLONG: Pemuda asal Sidoarjo saat dibawa oleh polisi. (Foto: Humas Polres Sumenep)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Seorang pemuda bernama Lukman asal Desa Beringin Bendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, membuat heboh warga Karangduak Sumenep.

Pasalnya, pria 21 tahun yang diketahui menempati salah satu rumah di Jalan Nangka kelurahan setempat itu ditemukan tergeletak saat mencoba bunuh diri.

Example 300x600

“Beruntung aksi tersebut diketahui warga sekitar dan langsung dilaporkan ke Mapolres Sumenep,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (18/1/2021).

“Saat anggota tiba di tempat kejadian perkara (TKP,red) korban sudah ditemukan tergeletak di Jalan Belimbing,” imbuhnya.

Akibat percobaan itu, korban mengalami luka robek sekitat 1 sentimeter pada kepala bagian kiri. “Korban dilarikan ke RSUD Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis,” beber Widi.

Dari hasil informasi awal, pihaknya menduga pemuda yang hidup bersama M. Purwanto (33), Denik Astuti (33) dan Astuti (31) ini diduga depresi.

“Ada gangguan suasana hati, motif lainnya masih kita dalami,” tandas mantan Kapolsek Sumenep Kota. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.