Uniba Madura Jalin MoU dengan Tiga Lembaga Negara

0 Komentar
Reporter : Panji Agira

Foto: Penandatanganan MoU rektor Uniba Madura bersama Ketua BPIP dan LPSK.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura menjalin kerjasama dengan tiga lembaga negara sekaligus, meliputi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) dan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

Rektor Uniba Madura Prof Rachmad Hidayat menyampaikan, kerjasama tersebut bertujuan untuk memberikan pencerahan terhadap para mahasiswa Uniba Madura.

Bentuk kerjasama dengan LPSK terwujud dengan hadirnya ruang sapa. Ada tiga dosen berlatarbelakang hukum yang nantinya akan diutus secara khusus untuk mendapat pelatihan di Jakarta.

Tim yang sudah disiapkan ini akan menjembatani para korban dan saksi di ruang sapa yang telah disediakan.

“SOP layanan sudah kami siapkan, yang bersangkutan datang kami registrasi dan verifikasi, baru kemudian oleh tim akan disampaikan ke LPSK. Termasuk sudah dijadwalkan akan ada kunjungan setiap bulan dari LPSK ke Uniba, dan ini gratis,” terangnya. Rabu (23 Agustus 2023).

Baca Juga:  Jadi Ladang Pengabdian, Uniba Kawal Bantuan Pemerintah Menuju Desa Berinovasi

Sementara dengan BPIP berupa MoU mata kuliah khusus tentang Pancasila yaitu Ekonomi Pancasila. “Dan untuk tahun depan kami pastikan membuka fakultas hukum,” sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyampaikan terima kasih kepada pihak Uniba Madura yang telah memfasilitasi ruang sapa sebagai wadah pengaduan kepada LPSK.

“Ruangan yang disediakan Uniba sudah cukup layak, kami berterima kasih. Nantinya akan ada petugas yang stand bye di sini sebelum disampaikan ke LPSK secara langsung,” terangnya.

Sementara itu, untuk aktualisasi Pancasila selain di lingkungan kampus, yang paling dirasakan nanti saat para mahasiswa KKN terjun langsung di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:  Hadiri Wisuda Perdana Uniba Madura, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Beri Penghargaan Wisudawan Berprestasi

“Bagaimana mahasiswa bisa bertoleransi, bagaimana mereka bisa mendorong masyarakat saat KKN nanti dapat bertoleransi satu sama lain, pada prinsipnya kan ber-bhinneka tinggal Ika,” imbuh Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi.

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi langkah UNIBA Madura, dalam menjalin kerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Sebab kata Bupati, UNIBA Madura menjadi kampus pertama dan satu-satunya di Madura yang melakukan kerjasama atau MoU dengan BPIP dan LPSK sekaligus.

Baca Juga:  Uniba Madura Gelar Wisuda Perdana, Fasilitasi Beasiswa S2 hingga Luar Negeri

“Ini langkah yang luar biasa yang dilakukan oleh UNIBA Madura,” katanya.

Orang nomor satu di Sumenep ini juga mengapresiasi ide-ide yang dilakukan UNIBA Madura selama ini, salah satu ide besarnya adalah MoU tersebut. Pemkab Sumenep memastikan mendukung penuh langkah yang telah dilakukan oleh UNIBA Madura.

Diharapkan, kerjasama yang dilakukan oleh UNIBA Madura bersama BPIP dan LPSK menjadi kebaikan dan turut serta memajukan Sumenep.

“Kami, Pemkab Sumenep sepenuhnya mendukung langkah UNIBA. Kami yakin, ini akan berdampak untuk memajukan Sumenep. Untuk itu, kepada UNIBA Madura kami menyampaikan terimakasih,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment