Binda Jatim Gencar Gelar Vaksinasi, Antisipasi Varian BA.4 – BA.5 Semakin Meluas

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Binda Jatim Gencar Gelar Vaksinasi, Antisipasi Varian BA.4 - BA.5 Semakin Meluas

Foto: Kegiatan Vaksinasi yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Timur (Binda Jatim) di Puskesmas Sumbersari, Sabtu (25/6/2022).

JEMBER, (WARTA ZONE) – Untuk segera masuk ke masa endemi terkait wabah Covid-19, minimal 70 persen masyarakat di Indonesia harus sudah melakukan vaksinasi lengkap dosis 1, Dosis 2 dan Booster.

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur (Jatim) juga ikut mendorong capaian vaksinasi khususnya wilayah timur pulau Jawa.

Menurut Kepala Binda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, kegiatan vaksinasi yang dilakukan pihaknya sebagai dukungan terhadap kegiatan sama seperti yang dilakukan pemerintah.

“Kita dari Binda Jatim, melaksanakan vaksinasi dengan target dalam satu hari 25 ribu (vaksinasi), di seluruh Jawa Timur. Kebetulan sekarang saya ada di Jember. Saya juga mengecek kesiapan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Korwil-Korwil di Jember,” kata Rudy, saat dikonfirmasi disela kegiatan peninjauan, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga:  H-2 Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional 2023, Peserta Capai 6 Ribu Orang

Untuk sasaran vaksinasi, kata Rudy, dari dosis 1, dosis 2, dan Booster. Ke depan pihaknya berharap pelaksanaan vaksinasi tetap berjalan.

“Karena kita harus sudah tervaksin 3 kali. Juga terlebih lagi, dengan adanya virus varian baru (Omicron) BA.4 dan BA.5, ini sangat rawan. Sasaran vaksinasi, terutama masyarakat yang belum tervaksin untuk dosis 2,” ulasnya.

Lebih lanjut Rudy menyampaikan, untuk capaian vaksinasi secara total yang sudah dilaksanakan Binda Jatim saat ini tercatat lebih dari 3000 orang.

“Yang sudah tervaksin oleh Binda, totalnya 3.600 (rekap data terakhir) kemarin. Karena dari awal (pelaksanaan vaksinasi) di seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. Untuk wilayah Jawa Timur hampir semuanya sudah terjangkau, tidak ada yang tidak terjangkau. Semuanya sudah,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Rudy, pantauan dari Binda Jatim untuk penyebaran virus Covid-19 di tengah masyarakat. Terkait pelonggaran penggunana masker, ataupun pelaksanaan Swab Tes.

Baca Juga:  AKD Jember Sikapi Isu Miring Kejadian Kades 'Ambruk' Saat Nyanyi Bareng Biduan

“Sehingga langkah antisipasinya, capaian vaksinasi itu harus merata. Tapi harapan kita, (seluruh) masyarakat semuanya sudah melakukan vaksinasi. Untuk menjadi endemi, diharuskan capaian vaksinasi mencapai 70 persen dosis 3. Sekarang kan belum sampai, karena vaksinnya belum tercapai,” ucapnya.

“Untuk itu, saya dari Binda Jatim tetap melaksanakan vaksinasi (membantu pemerintah) untuk pencapaian tersebut,” sambungnya.

Pantauan di lokasi, vaksinasi Puskesmas Sumbersari terdapat lebih dari 100 orang sudah melakukan vaksinasi, baik dosis 1, dosis 2, ataupun Booster.

Untuk vaksinasi itu, dilakukan oleh anak-anak umur 12 tahun ke atas hingga lansia umur 60 tahun.

Baca Juga:  Bupati Hendy Pimpin Pelepasan Angkutan Mudik Gratis 2022 Rute Jember-Madura

“Kebetulan tadi saya bertemu dengan anak kecil yang umurnya 7 tahun, dia baru vaksin dosis 2. Juga ada ibu-ibu yang sudah Booster,” pungkas Rudy.

Terpisah, salah seorang warga Sumbersari Nurfarida mengaku baru mendapat vaksinasi Booster.

“Kemarin saya tidak sempat vaksin ke Puskesmas, karena kesibukan kerja. Tapi kemarin ada kabar vaksinasi di Puskesmas Sumbersari, saya ikut ini,” kata perempuan berumur 37 tahun itu.

Untuk pelaksanaan vaksinasi, kata Nurfarida, diharapkan dapat lebih merata.

“Khususnya anak-anak sekolah, karena ini saya mengajak anak saya juga, karena kemarin di sekolah tidak dapat jatah,” ucapnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment