Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Penyaluran BPNT di Pamekasan Dilakukan Secara Bertahap

×

Penyaluran BPNT di Pamekasan Dilakukan Secara Bertahap

Sebarkan artikel ini
KHARISMATIK: Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Moch Tarsun (Foto: Dok. WARTA ZONE)
KHARISMATIK: Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Moch Tarsun (Foto: Dok. WARTA ZONE)
Example 468x60

PAMEKASAN, (WARTA ZONE) – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sudah bisa menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sempat tertunda karena perbaikan data.

Seperti biasa, pencairan Bantuan Sosial (Bansos) ini dilakukan di masing-masing e-Warung kelurahan/desa. Namun, kali ini dilakukan secara bertahap, pertama akan dicairkan kepada 24,585 KPM dari jumlah total penerima sebanyak 101,408 KPM.

Example 300x600

Kepala Dinsos Pamekasan, Moch Tarsun mengatakan, penyaluran BPNT bertahap atas dasar keputusan Kementerian Sosial, keputusan ini berlaku untuk kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Penyaluran BPNT ini bertahap, tidak hanya di Pamekasan tapi seluruh daerah di Indonesia,” kata Moch. Tarsun, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/32021).

Menurut Tarsun, begitu ia disapa, penyaluran BPNT bertahap karena masih ada perbaikan data di masing-masing daerah, termasuk di Pamekasan, saat ini data KPM yang sudah divalidasi tersebut sudah dikirim ke Kemensos RI.

“Tahap pertama cair 27 Maret 2021, untuk penyaluran tahap kedua masih menunggu surat dari Kemensos,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta tim koordinasi (Tikor) desa dan kecamatan juga KPM bisa menerima keputusan tersebut.

“Kami mohon kebijakan ini diterima, KPM bukan dikeluarkan tapi penyaluran bertahap, untuk itu kami memohon Tikor dan pendamping untuk menyampaikan keputusan ini kepada KPM,” terangnya.

Untuk diketahui, total bantuan yang disalurkan kepada 24,585 KPM BPNT tahap pertama di Pamekasan Rp4.917.000.000, masing-masing KPM mendapatkan Rp200.000. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.