Penyaluran BPNT di Pamekasan Dilakukan Secara Bertahap

0 Komentar
Reporter : Agus Wandi
KHARISMATIK: Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Moch Tarsun (Foto: Dok. WARTA ZONE)

KHARISMATIK: Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Moch Tarsun (Foto: Dok. WARTA ZONE)

PAMEKASAN, (WARTA ZONE) – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sudah bisa menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sempat tertunda karena perbaikan data.

Seperti biasa, pencairan Bantuan Sosial (Bansos) ini dilakukan di masing-masing e-Warung kelurahan/desa. Namun, kali ini dilakukan secara bertahap, pertama akan dicairkan kepada 24,585 KPM dari jumlah total penerima sebanyak 101,408 KPM.

Kepala Dinsos Pamekasan, Moch Tarsun mengatakan, penyaluran BPNT bertahap atas dasar keputusan Kementerian Sosial, keputusan ini berlaku untuk kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Sekjen JMSI Pusat: Sumenep akan Jadi Pilot Project di Jatim

“Penyaluran BPNT ini bertahap, tidak hanya di Pamekasan tapi seluruh daerah di Indonesia,” kata Moch. Tarsun, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/32021).

Menurut Tarsun, begitu ia disapa, penyaluran BPNT bertahap karena masih ada perbaikan data di masing-masing daerah, termasuk di Pamekasan, saat ini data KPM yang sudah divalidasi tersebut sudah dikirim ke Kemensos RI.

“Tahap pertama cair 27 Maret 2021, untuk penyaluran tahap kedua masih menunggu surat dari Kemensos,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta tim koordinasi (Tikor) desa dan kecamatan juga KPM bisa menerima keputusan tersebut.

Baca Juga:  Pemuda Perubahan Sumenep Gelar Seminar Economic Society, Kupas Tuntas Permasalahan UMKM

“Kami mohon kebijakan ini diterima, KPM bukan dikeluarkan tapi penyaluran bertahap, untuk itu kami memohon Tikor dan pendamping untuk menyampaikan keputusan ini kepada KPM,” terangnya.

Untuk diketahui, total bantuan yang disalurkan kepada 24,585 KPM BPNT tahap pertama di Pamekasan Rp4.917.000.000, masing-masing KPM mendapatkan Rp200.000. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment