Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Program Berani Mitra, Cara BPRS Bhakti Sumekar Bantu Permodalan UMKM Sumenep

×

Program Berani Mitra, Cara BPRS Bhakti Sumekar Bantu Permodalan UMKM Sumenep

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Dok. Istimewa)
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Dok. Istimewa)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep meluncurkan program inovatif “Berani Mitra” untuk menyediakan akses permodalan tanpa jaminan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL) di Sumenep.

Hadirnya program tersebut menjadi kabar baik bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan tanpa harus menghadapi bunga tinggi.

Example 300x600

Dalam skema “Berani Mitra,” nasabah yang rutin menabung di BPRS Bhakti Sumekar dapat memperoleh modal tanpa jaminan hingga Rp5 juta dengan bunga sangat rendah, yakni antara 0 hingga 6 persen.

Program ini merupakan lanjutan dari layanan “Pick Up Tabungan” di mana petugas bank datang langsung ke lokasi usaha untuk memudahkan proses menabung.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat usaha kecil di kawasan strategis seperti Jalan Diponegoro, Pasar Bangkal, Tajamara, dan Jalan Setia Budi.

“Sistem Pick Up mempermudah nasabah menabung, dan Berani Mitra memungkinkan mereka mengakses modal tanpa syarat jaminan yang berat,” kata Fajar.

Selain membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya, program ini juga dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap rentenir yang menawarkan pinjaman berbunga tinggi.

Fajar menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat membantu pengusaha kecil fokus pada pertumbuhan usaha tanpa terbebani bunga yang mencekik.

Hingga saat ini, BPRS Bhakti Sumekar telah mensosialisasikan program ini kepada masyarakat. Meskipun minat untuk permodalan masih bertahap, Hairil optimis bahwa program “Berani Mitra” akan segera dikenal luas dan diminati oleh pelaku usaha di Sumenep.

“Dengan semangat Berani Mitra, kami berharap pelaku UMKM dapat terbiasa menabung sebagai bentuk investasi jangka panjang dan persiapan keuangan yang lebih baik di masa depan,” tutupnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.