Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

BBS Sekolah, Cara BPRS Bhakti Sumekar Permudah Siswa Menabung

×

BBS Sekolah, Cara BPRS Bhakti Sumekar Permudah Siswa Menabung

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Panji Agira/wartazone.com)
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Panji Agira/wartazone.com)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank BPRS Bhakti Sumekar kembali menghadirkan inovasi dalam pelayanannya. Teranyar, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep tersebut menggagas aplikasi bernama BBS Sekolah.

Aplikasi digital ini hadir khusus bagi lembaga pendidikan, baik SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA di wilayahnya.

Example 300x600

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar bilang, BBS Sekolah merupakan aplikasi yang dihadirkan untuk membantu mempermudah proses tabungan siswa.

“Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah proses tabungan siswa di tingkat SD, SMP dan SMA atau sederajat,” kata dia, Senin (29/07/2024).

Menurutnya, aplikasi tersebut juga sebagai upaya merealisasikan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), yang biasa dikenal dengan Simpanan Pelajar (SIMPEL).

Aplikasi tersebut nantinya, akan dijalankan oleh petugas Bank BPRS Bhakti Sumekar dan pihak sekolah, yang langsung terintegrasi ke tabungan siswa masing-masing.

Dia menambahkan, jumlah tabungan siswa itu, juga dapat diketahui dan dipantau secara langsung, serta transparan setiap saat oleh wali murid.

“Terbaca bahwa anak ini, punya tabungan sebesar sekian. Ini juga bisa diketahui oleh orang tua siswa,” jelasnya.

Lebih jauh, Fajar menerangkan, hadirnya BBS Sekolah juga mampu menjadi salah satu upaya untuk menekan adanya penyalahgunaan kewenangan tabungan siswa oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga diharapkan mampu meminimalisir adanya manipulasi jumlah tabungan siswa.

Pasalnya, sekolah terintegrasi langsung dengan sistem. Nantinya, ketika konsolidasi dengan waktu dan jadwal yang telah disepakati.

“Itu akan lebih meminimalisir penyalahgunaan kewenangan,” ujar Fajar.

Saat ini, BPRS Bhakti Sumekar telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kemenag Sumenep, untuk memaksimalkan inovasi tersebut.

“Alhamdulillah, mereka mempersilahkan kami untuk memaksimalkan apa yang sudah dibuat. Sehingga gemar menabung bagi siswa benar-benar bisa diwujudkan, tanpa perlu adanya kekhawatiran akan penyalahgunaan,” tandasnya.

Untuk diketahui, melalui seluruh cabangnya, BPRS Bhakti Sumekar juga mulai mengenalkan aplikasi BBS Sekolah kepada sejumlah lembaga pendidikan yang ada di wilayahnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.