Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanPrestasi

Kabupaten Sumenep Raih Penghargaan Penghasil Sapi dan Ikan Terbesar di Jawa Timur

×

Kabupaten Sumenep Raih Penghargaan Penghasil Sapi dan Ikan Terbesar di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
FOTO: Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima penghargaan bergengsi dari Harian Surya dan TribunJatimNetwork dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya ke-35.
FOTO: Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima penghargaan bergengsi dari Harian Surya dan TribunJatimNetwork dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya ke-35.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Harian Surya dan TribunJatimNetwork dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya ke-35.

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara bertema “Quo Vadis Ketahanan Pangan Demi Kemandirian Ekonomi Jatim” yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (12/11/2024).

Example 300x600

Penghargaan pertama diterima oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, untuk kategori daerah penghasil sapi potong terbanyak di Jawa Timur. Sedangkan penghargaan kedua diterima oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustino Sulasno, untuk kategori daerah kabupaten atau kota penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Harian Surya dan TribunJatimNetwork, seraya mengucapkan selamat atas usia 35 tahun Harian Surya.

Chainur Rasyid mengakui bahwa hingga saat ini, Kabupaten Sumenep tetap menjadi daerah dengan produktivitas sapi potong terbesar di Jawa Timur, dengan Pulau Sepudi sebagai penyumbang terbesar di wilayah tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan serta meningkatkan produktivitas sapi potong demi memenuhi kebutuhan daging di Indonesia,” ujar Chainur Rasyid.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustino Sulasno, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Sumenep yang dikenal memiliki potensi perikanan luas, dengan cakupan wilayah hingga 50.000 km persegi, diakui sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Menurut Agus, hal ini menandakan bahwa Sumenep memiliki peran strategis dalam menunjang ketahanan pangan nasional.

“Penghargaan ini memacu kami untuk terus mengembangkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia,” ungkap Agus.

Kedua pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Dewi Khalifah yang selama ini memberikan dukungan penuh dan arahan sehingga Kabupaten Sumenep mampu meraih berbagai prestasi.

Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam pencapaian visi Sumenep sebagai daerah yang berkontribusi dalam upaya swasembada pangan di Indonesia.

“Sebagai bagian dari OPD yang bertugas mendukung swasembada pangan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang terus mendorong kami untuk berinovasi dan berprestasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” tutup kedua kepala dinas peraih penghargaan tersebut.

Dengan raihan prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di tingkat regional maupun nasional. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.