Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

BPRS Bhakti Sumekar Dukung Penuh Peluncuran 334 Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

×

BPRS Bhakti Sumekar Dukung Penuh Peluncuran 334 Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan dukungan penuhnya terhadap peluncuran 334 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Sumenep.
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan dukungan penuhnya terhadap peluncuran 334 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Sumenep.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menyatakan dukungan penuhnya terhadap peluncuran 334 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diresmikan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pada Jumat (18/07/2025). Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat perekonomian desa.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi di tingkat desa.

Example 300x600

“Kami sangat mendukung karena program ini sejalan dengan komitmen kami membangun ekonomi kerakyatan,” kata Fajar dalam keterangannya. Selasa, 22 Juli 2025.

Fajar menambahkan, pihaknya optimistis Kabupaten Sumenep mampu menjadi daerah percontohan dalam implementasi program Koperasi Merah Putih secara nasional.

Sebagai bentuk dukungan konkret, BPRS Bhakti Sumekar menjalin kemitraan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama ini menyasar penguatan kelembagaan dan kinerja ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Koperasi Desa.

“Dengan sinergi ini, kami berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif,” imbuhnya.

Kerja sama tersebut juga mencakup penyediaan akses permodalan, pendampingan usaha, hingga edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha desa yang tergabung dalam koperasi.

Program Kopdes Merah Putih yang diluncurkan serentak di Kabupaten Sumenep menjadi tonggak penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi desa. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan berbasis potensi lokal.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sebelumnya menyampaikan bahwa kehadiran ratusan koperasi desa ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi dari bawah.

“Kami ingin desa-desa di Sumenep menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan kelembagaan koperasi,” ujar Bupati dalam sambutannya saat peluncuran program tersebut.

Fauzi juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan BPRS Bhakti Sumekar sebagai lembaga keuangan lokal yang berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi desa.

Dengan peluncuran 334 Kopdes Merah Putih, Kabupaten Sumenep kini menegaskan posisinya sebagai pionir pelaksana program pemberdayaan desa skala nasional. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat desa, harapannya adalah terbentuknya struktur ekonomi desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.