Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanReligi

Doa Bersama Jadi Penguat Persatuan Masyarakat Batuputih, Bupati Fauzi Sampaikan Pesan Damai

×

Doa Bersama Jadi Penguat Persatuan Masyarakat Batuputih, Bupati Fauzi Sampaikan Pesan Damai

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri Doa Bersama untuk Negeri, yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Batuputih.
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri Doa Bersama untuk Negeri, yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Batuputih.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kecamatan Batuputih menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Negeri sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa sekaligus upaya spiritual memohon perlindungan, kedamaian, dan keselamatan.

Acara yang digelar di Kecamatan Batuputih tersebut dihadiri Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimka, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai desa.

Example 300x600

Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Surat Yasin, Selawat Nariyah, Maulid Nabi Muhammad SAW, doa bersama, serta penandatanganan ikrar menjaga kondusivitas wilayah Batuputih.

“Semoga dengan adanya doa bersama yang dilaksanakan di Kecamatan Batuputih, Bangsa Indonesia dan Kabupaten Sumenep tetap aman, damai, dan tenteram di tengah situasi seperti sekarang ini,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (6/9/2025).

Menurut Bupati, doa bersama menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menghadapi tantangan bangsa. Kebersamaan, lanjutnya, merupakan fondasi utama membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

“Doa bersama ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air yang tinggi untuk bersama-sama menjaga keamanan daerah,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi menjaga stabilitas keamanan di Sumenep.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di wilayah Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Camat Batuputih, Suharjono, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial serta spiritualitas masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk berdoa. Semoga menjadi penguat bagi semua elemen di kecamatan untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.