Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEkonomiPemerintahan

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan LPG, Pastikan Distribusi Tetap Stabil di Tengah Isu Kelangkaan

×

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan LPG, Pastikan Distribusi Tetap Stabil di Tengah Isu Kelangkaan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan elpiji (LPG) di tengah beredarnya isu kelangkaan di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Langkah pengawasan distribusi hingga tingkat pangkalan terus diperkuat guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan, kondisi stok LPG di wilayahnya hingga kini masih dalam kategori aman. Pemerintah daerah, kata dia, aktif melakukan pemantauan bersama agen dan distributor untuk menghindari potensi gangguan pasokan.

Example 300x600

“Distribusi LPG di Sumenep sejauh ini berjalan normal. Kami terus mengawasi agar pasokan benar-benar sampai ke masyarakat tanpa hambatan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, dinamika yang terjadi di beberapa daerah lain tidak berdampak langsung terhadap kondisi di Sumenep. Hal tersebut didukung oleh sistem distribusi yang dinilai masih terkendali serta koordinasi lintas pihak yang berjalan intensif.

Di sisi lain, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu ketidakseimbangan pasokan di tingkat lokal. Upaya pencegahan juga diarahkan pada praktik penimbunan maupun permainan harga.

“Kami tidak akan mentoleransi pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar aturan, termasuk menimbun atau menjual di atas harga yang ditetapkan,” tegasnya.

Pemkab juga meminta agen dan pangkalan LPG untuk mematuhi ketentuan harga eceran tertinggi (HET). Pengawasan lapangan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Selain pengawasan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi peningkatan kebutuhan, termasuk menjalin komunikasi dengan pihak distributor untuk kemungkinan penambahan pasokan.

“Jika ada lonjakan permintaan, kami sudah siapkan skema penanganannya agar distribusi tetap terjaga,” kata Bupati Fauzi.

Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menggunakan LPG sesuai kebutuhan. Stabilitas pasokan, menurutnya, tidak hanya bergantung pada distribusi, tetapi juga pada perilaku konsumsi masyarakat.

“Selama penggunaan tetap wajar dan distribusi terkendali, ketersediaan LPG di Sumenep akan tetap aman,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.