Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Daerah

Teladan, Kades Jate Giliraja Jalani Vaksinasi Perdana

×

Teladan, Kades Jate Giliraja Jalani Vaksinasi Perdana

Sebarkan artikel ini
DIVAKSIN: Kepala Desa Jate, Lismawati memberikan semangat kepada masyarakat (Foto: Zainal Arifin)
DIVAKSIN: Kepala Desa Jate, Lismawati memberikan semangat kepada masyarakat (Foto: Zainal Arifin)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sebagai pelayan masyarakat di lingkungan desa, kepala desa selayaknya mampu memberikan contoh dalam segala hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

Hal ini dicontohkan oleh seorang kepala desa perempuan di salah satu desa Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, dia adalah Lismawati.

Sosok kepala desa energik yang dipercaya memimpin Desa Jate ini berani tampil pertama saat menjalani vaksinasi COVID-19 di wilayah kepulauan setempat.

Lismawati menyebut kegiatan vaksinasi COVID-19 adalah momentum penting bagi dirinya untuk memberikan teladan kepada warga. Sebab, selain tugas dan tanggung jawab yang diemban, rutinitas bertemu hingga berjabat tangan dengan rakyat adalah kesehariannya sejak memimpin desa tahun 2019 lalu.

“Jika vaksin COVID-19 tidak aman, tentunya akan berbahaya bagi negara kita. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat,” ungkapnya, usai divaksin di Puskesmas Giliraja, Selasa (9/3/2021).

Perempuan yang akrab disapa Bunda Lis ini menjelaskan, negara tidak mungkin berspekulasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dirinya mendorong seluruh elemen agar tidak takut untuk divaksin.

“Bagi saya kepala desa sebagai sasaran pertama penerima suntikan vaksin COVID-19 ini sebelum ke masyarakat,” tegas dia.

“Karena kades merupakan orang yang lebih dekat dengan warganya. Sehingga kita mampu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga kita terkait manfaat, keamanan, dan kehalalan vaksin ini,” imbuhnya.

Sekadar informasi, di Pulau Giliraja terdapat empat desa yakni Jate, Banbaru, Lombang dan Banmaleng. Dari empat desa tersebut, Kades Lismawati menjadi yang pertama divaksin COVID-19 sebelum ke peserta vaksinasi lainnya seperti perangkat desa, guru, hingga masyarakat. (*)

FOTO: Sejumlah raja, sultan, pangeran, serta perwakilan kerajaan dan kesultanan Nusantara tampil dalam satu panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam, menjadi ruang pertemuan budaya sejumlah kerajaan dan kesultanan dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah raja, sultan, pangeran, serta perwakilan kerajaan dan kesultanan Nusantara tampil dalam satu panggung. Mereka mengikuti defile dengan diiringi para dayang yang mengenakan busana adat Keraton Sumenep.