Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

SMPN 2 Sumenep Hadirkan Program Sekolah Perundungan, 30 Siswa Terpilih Jadi Agen RUT

×

SMPN 2 Sumenep Hadirkan Program Sekolah Perundungan, 30 Siswa Terpilih Jadi Agen RUT

Sebarkan artikel ini
Foto: Kepala SMPN 2 Sumenep, Nanik Mujiati. (dok. for wartazone.com)
Foto: Kepala SMPN 2 Sumenep, Nanik Mujiati. (dok. for wartazone.com)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 2) Sumenep akan merealisasikan program Sekolah Perundungan. Rencananya, program tersebut akan dibuka antara minggu kedua atau ketiga November 2021.

Hal itu bertujuan untuk melahirkan anak didik yang mandiri, berwawasan global, memiliki rasa saling menghormati, gotong royong.

Example 300x600

“Program Sekolah Perundungan ini merupakan program di sekolah penggerak untuk menciptakan sekolah berkarakter Pancasila,” terang Kepala SMPN 2 Sumenep, Nanik Mujiati saat ditemui di kantornya, Rabu (15/9/2021).

Nanik menambahkan, tujuan program Sekolah Perundungan juga untuk menumbuhkan rasa silih asih, silih asah dan silih asuh serta saling menghormati bagi anak didik.

Program Sekolah Perundungan penting untuk dilaksanakan karena kasus perundungan di lingkungan sekolah marak. Tak terkecuali di SMPN 2 Sumenep, juga ditemukan siswa yang menjadi korban perundungan.

Ide program tersebut dilatar belakangi atas korban perundungan yang berasal dari peserta asuhnya sendiri. Ceritanya, kata Nanik, yang bersangkutan enggan belajar. Namun setelah ditelusuri, dia menjadi korban perundungan secara visual pada saat belajar di bangku sekolah dasar (SD).

Selain itu, juga karena faktor kasih saying dari orang tua. Diakui Nanik, perundungan sangat berbahaya karena akan merusak mental siswa, dan mengakibatkan kecerdasan anak terganggu bahkan bisa takut untuk sekolah.

“Kadang-kadang anak tidak mau sekolah karena di sekolah dibully temannya. Ini ndak boleh,” ujarnya.

Nanik kemudian menambahkan, tujuan program Sekolah Perundungan juga untuk menumbuhkan rasa silih asih, silih asah dan silih asuh serta saling menghormati bagi anak didik.

Dalam program Sekolah Perundungan ini, SMPN 2 Sumenep akan memilih 30 siswa melalui program RUT (riset unggulan terpadu). Mereka akan mewakili siswa yang lain sebagai agen di lingkungan sekolah.

Sebanyak 30 siswa yang terpilih sebagai agen, lanjutnya, akan diberi materi tentang cara menghadapi kasus perundungan.

“Kalau Dia (siswa yang jadi agen) tidak bisa menyelesaikan kasus perundungan yang terjadi pada temannya, maka melaporkan kasus yang ada di antara teman-temannya kepada guru BK,” ungkapnya.

Program Sekolah Perundungan ini berada di bawah pengawasan guru BK dan guru umum yang telah selesai mengikuti diklat secara daring. BK itu membawahi 6 guru BK lainnya dan 4 guru kesiswaan. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Abd. Rahman, kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. (Ist/wartazone.com)
Pendidikan

Abd. Rahman, M.Pd. kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. Rahman ditetapkan sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KPP Sumenep. Mubes KPP Sumenep berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.