Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Panen Raya Padi, Mentan Luncurkan Layanan Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik

×

Panen Raya Padi, Mentan Luncurkan Layanan Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik

Sebarkan artikel ini
Foto: Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat meresmikan layanan mobil uji tanah milik Petrokimia Gresik.
Example 468x60

GRESIK, (WARTA ZONE) — Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meresmikan layanan mobil uji tanah milik Petrokimia Gresik di sela kunjungannya pada acara panen raya padi di Desa Anjir Pasar Lama, Kecamatan Anjir Pasar, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan ini, Mentan SYL menyatakan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi pangan dan berharap Kalsel dapat menjadi bagian dari lumbung pangan nasional. Untuk itu, pihaknya mengharap dukungan dari berbagai pihak.

Example 300x600

Sejalan dengan itu, Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih mengungkapkan, hadirnya layanan mobil uji tanah ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah tersebut.

“Selain menyediakan pupuk berkualitas, kami juga hadirkan mobil uji tanah, serta produk pengendalian hama melalui anak perusahaan, sehingga layanan yang kami berikan komprehensif, ujar Digna, Selasa (1/9/2020).

Mobil uji tanah yang ada di Kalsel ini merupakan salah satu dari 15 mobil uji tanah milik Petrokimia Gresik yang tersebar di 8 (delapan) provinsi. Layanan ini telah beroperasi sejak tahun 2015 di sejumlah daerah, dari yang semula 4 (empat) unit kini menjadi 15 unit.

“Banyak petani yang masih kesulitan mengecek kandungan tanahnya karena tidak memiliki alat penguji, sehingga kami menambah 11 (sebelas) unit mobil uji tanah agar jangkauannya lebih luas lagi, sehingga petani bisa melakukan pemupukan secara lebih presisi sesuai kondisi lahannya,” papar Digna.

Adapun wilayah operasi ke-15 unit mobil uji tanah ini meliputi Madiun (Jatim), Jember (Jatim), Gresik (Jatim), Purwokerto (Jateng), Magelang (Jateng), Semarang (Jateng), Indramayu dan Bandung Barat (Jawa Barat), Lombok dan Sumbawa (NTB), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Bandar Lampung (Lampung), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Tanah Karo (Sumatera Utara).

“Mobil ini memang dialokasikan untuk 15 daerah tersebut, tapi tidak menutup kemungkinan juga melayani daerah di sekitarnya,” terang Digna.

Untuk Provinsi Kalsel, lanjut Digna, pihaknya menargetkan mobil uji tanah akan memberikan layanan uji tanah dan sosialisasi kepada petani di 70 titik selama periode September Desember 2020.

Layanan mobil uji tanah sendiri berfungsi untuk menguji tingkat kesuburan tanah dan memberikan konsultasi pertanian secara gratis. Petani cukup membawa sampel tanah dari lahan pertaniannya, kemudian dalam waktu singkat dapat mengetahui kandungan tanah sekaligus mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat.

“Selama ini petani merasa kesulitan dalam memilih jenis pupuk maupun dosis yang akan digunakan. Hadirnya layanan ini akan memberikan solusi atas permasalahan tersebut,” tandas Digna.

Selain itu, mobil uji tanah juga menjadi sarana Petrokimia Gresik membantu pemerintah mengedukasi petani untuk menerapkan pola pemupukan berimbang demi terwujudnya pertanian yang berkelanjutan.

“Dengan dosis pemupukan yang tepat dan berimbang, maka penggunaan pupuk oleh petani akan lebih efisien dan produktivitasnya pun semakin optimal, sehingga kesejahteraan petani dapat terdongkrak,” pungkasnya. (dik/bil)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.