Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Kesehatan

Dinkes Sumenep Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Cukupi Ketersediaan Obat dan Bahan Medis

×

Dinkes Sumenep Manfaatkan Anggaran DBHCHT untuk Cukupi Ketersediaan Obat dan Bahan Medis

Sebarkan artikel ini
Caption: Tampak depan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep. (Foto: dok. wartazone.com)
Caption: Tampak depan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep. (Foto: dok. wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, mengoptimalkan kucuran anggaran yang diterima dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021, untuk pengadaan obat dan bahan medis.

Jumlahnya mencapai Rp3.7 miliar lebih. Dana tersebut dimanfaatkan Dinkes untuk menjamin ketersediaan obat dan alat medis habis pakai di sejumlah Puskesmas baik daratan maupun kepulauan.

Rinciannya, dana tersebut digunakan untuk beberapa kebutuhan urgen, pertama untuk pengadaan obat-obatan dengan pagu anggaran Rp 2.04 miliar, dan bahan medis habis pakai dengan anggaran Rp 1.7 miliar.

“Bahan-bahan tersebut untuk memenuhi kebutuhan di puskesmas-puskesmas yang ada, pengadaan obat, vitamin, spet suntik, dan lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono. Rabu (6/10/2021).

Kemudian, pembelian obat untuk Puskesmas, yang berupa obat pengendalian penyakit, rawat inap dan rawat jalan, realisasinya cukup tinggi.

“Untuk pengadaan obat, sudah terealisasi 85 persen, sementara untuk bahan medis habis pakai baru terserap 70 persen,” imbuhnya.

Untuk diketahui, selain untuk memenuhi dua kegiatan di atas, Dinas Kesehatan setempat juga memanfaatkan sebagian besar anggaran DBHCHT tahun ini untuk menanggung kepesertaan PBID JKN-BPJS sebanyak 57.120 orang.

Anggaran yang digunakan mencapai Rp 24 miliar, dari total dana yang diterima Rp 27.7 miliar. (*)

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).