Ketua PCNU Sumenep Puji Inovasi Kades Lobuk, Sulap Pantai Penuh Sampah Jadi Destinasi Wisata

0 Komentar
Reporter : Panji Agira

Foto: PCNU Sumenep menggelar aksi tanam bibit mangrove di Pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Sabtu (7 Oktober 2023) pagi.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, menggelar aksi tanam pohon mangrove di Spot Pancing Pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Sabtu (7 Oktober 2023).

Kegiatan NU Menanam merupakan rangkaian kegiatan PCNU Sumenep memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023 yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, HSN tahun ini mengangkat tema ‘Jihad Santri, Jayalah Negeri’.

Kepala Desa Lobuk, Moh Saleh sebagai tuan rumah kegiatan NU menanam menyampaikan cerita singkat asal usul terbangunnya Pantai Matahari yang dikelolanya.

Berawal dari kegelisahan dirinya dan warga setempat, cikal bakal Pantai Matahari merupakan pusatnya sampah, karena bentuknya yang cekungan, sehingga menjadi muara sampah dari desa-desa tetangga.

Baca Juga:  Tim Pamor Keris Polres Batu Sasar Tempat Wisata

Semua elemen di desa kemudian dirangkul, bergerak bersama menyulap pantai yang penuh dengan sampah menjadi destinasi wisata menarik dan ikonik.

“Merawat pantai merupakan tugas kita bersama. Alhamdulillah saat ini Pantai Matahari sudah asri dan enak dipandang, dari yang awalnya pusat sampah kini sudah menjadi destinasi wisata yang memikat para wisatawan,” tuturnya.

Wisata yang dinikmati saat ini, lanjut Kades dua periode ini, progres pembangunannya baru mencapai 20 persen dari grand desain yang direncanakan.

“Mohon doa dan dukungannya, semoga Pantai Matahari dapat bermanfaat untuk masyarakat luas,” harapnya.

Spot pancing Pantai Matahari merupakan satu-satunya di Madura, keberadaan wisata pantai yang mengangkat potensi lokal dengan menyediakan fasilitas bagi para pecinta mancing atau mancing mania.

Baca Juga:  PCNU Sumenep Kaji Pemikiran Mbah Hasyim, Sang Pemersatu Umat Islam Indonesia

Pantai yang asri dengan pemandangan yang indah, dapat menikmati matahari terbit dan terbenam menjadi keunggulan tersendiri yang ditawarkan.

Sementara itu, ketua PCNU Sumenep, KH. Achmad Pandji Taufik memuji inovasi Kepala Desa Lobuk yang mampu menyulap pantai penuh sampah menjadi tempat wisata yang menarik.

Keder NU berprestasi seperti Kepala Desa Lobuk, diharapkan K. Pandji dapat menginspirasi pemangku pemerintahan desa yang lain untuk berprestasi.

K. Pandji juga menyampaikan kekagumannya kepada santri yang menjabat kepala desa, dapat memajukan desa yang dipimpinnya dengan segudang prestasi.

Baca Juga:  Keseruan Nobar Semifinal Piala Asia U-23 Indonesia vs Uzbekistan di Spot Pancing Pantai Matahari Lobuk

“Desa Lobuk ini luar biasa, banyak prestasinya, pak Kades ini kader NU, semoga bisa menginspirasi desa-desa yang lain,” sebutnya.

Cikal bakal Pantai Matahari yang merupakan cekungan penuh sampah dari berbagai desa tetangga, dapat disulat menjadi destinasi wisata yang luar biasa.

“Dari pusar sampah, disulap menjadi sesuatu sehingga dapat menghasilkan sesuatu, makanya PCNU memilih desa Lobuk untuk aksi warga NU menanam ini,” imbuhnya.

Segudang prestasi yang diraih Desa Lobuk dari tingkat Kabupaten hingga Provinsi, kata K. Pandji, menjadi modal besar untuk kesejahteraan warga desa setempat.

“Insya Allah keberadaan pantai matahari akan bermanfaat dan mensejahterakan warganya,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment