Tolak Hasil KLB, FKKGD Sumenep Nyatakan Sikap Dukung Kepemimpinan AHY

0 Komentar
Reporter : Abd Wakid
TEGAS: Sekretaris FKKGD Sumenep, Winanto saat berbicara pada acara mimbar demokrasi di Jakarta (Foto: Dok. WARTA ZONE)

TEGAS: Sekretaris FKKGD Sumenep, Winanto saat berbicara pada acara mimbar demokrasi di Jakarta (Foto: Dok. WARTA ZONE)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Penolakan terhadap hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) lalu terus bermunculan.

Terbaru, sejumlah kader yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrat (FKKGD) Sumenep juga pasang badan terkait kemelut partai berlambang mercy tersebut.

Ketua FKKGD Sumenep, Yusuf Ismail mengatakan, apapun yang melanda tubuh partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, dirinya bersama seluruh kader PD Sumenep tetap loyal dan solid mengakui kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua.

Baca Juga:  Gegara Sebar Video Hoaks, Pemuda di Sumenep Terancam 6 Tahun Penjara

“Kami menolak keras KLB Deli Serdang dan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD). Karena itu abal-abal dan tidak sesuai dengan AD/ART,” ujar Yusuf, saat dikonfirmasi media, Jumat (12/3/2021).

Dia menjabarkan, dalam AD/ART Partai Demokrat disebutkan bahwa pelaksanaan KLB harus seijin Majelis Tinggi Partai. Selain itu, juga harus dihadiri dua pertiga pengurus di tingkatan provinsi dan lima puluh persen pengurus kabupaten atau kota se Indonesia.

“Ini sama sekali tidak dipenuhi di KLB itu. Makanya kami berani mengatakan bahwa KLB di sana itu abal-abal,” tegasnya.

Baca Juga:  Keren!, Forikan Sumenep Raih Juara Harapan Satu di Jatim

Yusuf menegaskan, jika ditinjau dari aspek hukum pun, kepemimpinan AHY sebagai nakhoda Partai Demokrat adalah yang sah. Sebab, telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Di hasil Kongres V itu di sana sudah jelas bahwa AHY yang sah sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Itu sudah terdaftar di buku Kemenkum HAM,” sebutnya.

“Kami yakin bahwa di Kemenkum HAM yang KLB itu tidak memenuhi syarat. Apalagi yang terpilih kan bukan kader asli,” imbuh dia.

Bahkan, sebagai bentuk ketegasan dan kesolidan kader di Sumenep, kata dia, dua kader yang notabene merupakan pengurus inti partai di DPC Demokrat Sumenep sudah dipecat atau diberhentikan. Sebab, diduga terindikasi berpihak pada KLB.

Baca Juga:  Soal Kasus VCS, Kadisdik Sumenep Sebut Kepsek SMP Korban Sindikat Pemerasan

“Sudah dilakukan pemecatan. Memang betul ada dua orang, Mantan Ketua dan Wakil Ketua I. Nah saat ini di posisi Ketua sudah diisi Pak Suhaimi dari Pengurus DPP,” tandasnya.

Sekadar informasi, saat ini Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY menggelar mimbar demokrasi di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, dua pengurus FKKGD Sumenep juga turut hadir. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment