Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Kakek Buruh Tani Dituduh Dukun Santet, Diusir Warga Bahkan Ditolak Keluarga

×

Kakek Buruh Tani Dituduh Dukun Santet, Diusir Warga Bahkan Ditolak Keluarga

Sebarkan artikel ini
Foto: Kakek buruh tani di Jember dituding sebagai dukun santet oleh warga di sekitar tempat tinggalnya.
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Nasib malang dialami pria berinisial AB warga Dusun Utara I, Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat, Jember. Kakek berusia 60 tahun itu dituding sebagai dukun santet, bahkan sampai menyebabkan seorang warga sekitarnya meninggal.

Karena tudingan dukun santet itu, Kakek AB sampai harus diusir dari lingkungan rumahnya oleh warga.

Example 300x600

Terkait nasib malang yang dialami Kakek AB, kata Kapolsek Kalisat AKP Istono, pihak keluarga bahkan istrinya juga dibuat resah.

Karena ada ancaman, akan mengucilkan keluarga Kakek AB. Jika masih tetap tinggal di lingkungan warga sekitar.

“Jadi dari kejadian itu, awalnya kan Kakek AB akan diungsikan dulu di rumah saudaranya, ataupun rumah saudara istrinya. Tapi warga dari dua dusun berbeda itu menolak semua. Saudara-saudaranya pun takut. Apalagi juga ada ancaman akan dikucilkan warga, jika menampung Pak AB,” ujar Istono saat dikonfirmasi di Mapolsek Kalisat, Sabtu (27/5/2023) sore.

Karena itulah, lanjut Istono, untuk sementara waktu Kakek AB tinggal di Musala Polsek Kalisat. Untuk tempat berteduh, sembari akan dibantu dicarikan tempat tinggal yang layak.

“Sampai dengan hari ini sudah 4 harian tinggal di Musala ini. Ya mau bagaimana lagi, lah saudaranya saja tidak ada yang mau menampung. Takut dikucilkan warga. Ada dua dusun tempat masing-masing keluarga. Di Dusun A ditolak, dipindah Dusun B. Juga ditolak,” ucapnya.

Tidak hanya itu, istrinya juga dibuat resah. Warga melempari rumah Pak AB. Mereka pun hanya tinggal berdua, karena sudah tidak punya anak dan meninggal.

Terkait tempat tinggal Kakek AB, lebih lanjut mantan Kapolsek Sumberjambe ini menyampaikan, istrinya masih diperbolehkan untuk tetap tinggal.

“Tapi harus ada syarat, yakni Pak AB tetap diusir, di rumahnya hanya boleh ada istrinya. Karena yang dituding dukun santet hanya Pak AB. Sehingga permintaan itu dilakukan, Pak AB ya tinggal di Musala Polsek Kalisat ini. Sambil menunggu perkembangan kasus ini,” ujarnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.