Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Warga Sampang Dihebohkan Penemuan Mayat Tergantung di Wisata Hutan Kera Nepa

×

Warga Sampang Dihebohkan Penemuan Mayat Tergantung di Wisata Hutan Kera Nepa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG, (WARTA ZONE) — Warga Sampang dihebohkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung dengan leher terikat tali, di Wisata Hutan Kera Nepa, yang berlokasi di Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Adnan warga setempat yang kebetulan sedang mencari kayu bakar di dalam hutan kera, kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Kepala Desa setempat.

Example 300x600

“Saya berniat mencari Kayu bakar di hutan kera, tiba tiba melihat seorang yang sudah tergantung, dan saya langsung memberitahu ke kepala Desa Setempat,” jelasnya, kepada wartawan. Rabu (28/10/2020).

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Nepa Junaidi membenarkan, bahwa di Desanya ada penemuan mayat dalam kondisi tergantung, Rabu (28/10/2020).

“Mayat itu ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB pagi di dalam hutan kera dengan posisi tergantung, diketahui Korban tersebut bernama Dayat, usia 25 tahun asal dusun Manangguh, Desa Nepa,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Sejak kecil korban ini mengalami gangguan jiwa. Korban hilang dari rumah mulai dari selasa kemarin, Pihak keluarga sudah berupaya mencarinya tapi tidak ditemukan.

“Sebelum ditemukan meninggal, korban terlihat keluar dari rumah dengan membawa tali atau tampar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Banyuates AKP Dodit Pratama mengatakan, Petugas sejauh ini sedang mendalami kasus tersebut, melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti dan keterangan serta saksi-saksi termasuk keluarga korban.

“Hasil olah TKP dan keterangan dari beberapa saksi dan keluarga. Korban, diduga meninggal karena bunuh diri,” singkat Dodit. (san/bil)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027, digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).
Daerah

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan strategi untuk memperkuat perusahaan pers anggotanya. Salah satu agenda yang mendapat perhatian utama adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027 yang digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).