Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Polres Jember Bongkar Sindikat Pembobol Alfamart, Kasat Reskrim: 4 Pelaku Merupakan Residivis

×

Polres Jember Bongkar Sindikat Pembobol Alfamart, Kasat Reskrim: 4 Pelaku Merupakan Residivis

Sebarkan artikel ini
Caption: Press Conference ungkap kasus pembobolan yang terjadi di Alfamart Jember, Senin (30/10/2023).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Mapolres Jember, mengungkap kasus pencurian dengan membobol tembok minimarket Alfamart yang terjadi dibeberapa titik lokasi.

Diketahui aksi kejahatan ini, pelaku ada empat orang, yakni SH, HN, MJ, MH, yang berhasil diamankan. Sedangkan DPO, dua orang AR dan JK.

Example 300x600

“Dalam perkara ini, kami berhasil mengungkap 4 laporan polisi yang mana memang bahwa tersangka adalah spesialis pembobolan Alfamart,” ucap Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz saat press conference di Mapolres Jember, Senin (30/10/2023).

Selain itu, 4 pelaku yang statusnya residivis tersebut juga melakukan aksinya di beberapa tempat.

“Dari keterangan LP (Laporan Polisi) ada 4, dan terjadi di TKP yang berbeda. Yaitu di toko Alfamart yang berada di Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger,” ujarnya.

“Yang kedua, di Alfamart jalan Rambipuji, Desa Balung. Ketiga Desa Garahan, Kecamatan Silo, dan keempat Dusun Krajan, Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe,” sambungnya.

Sedangkan peran dari masing-masing pelaku, kata Abid, semuanya berbeda-beda.

“Tentunya sasaran maupun target yang ingin dilakukan aksi, mereka membagi tugasnya. Ada yang mengamati lingkungan sekitar, dan ada juga yang bertugas melakukan pembobolan di lokasi alfamart,” paparnya.

“Barang-barang yang dicuri pun beragam, ada yang membobol brankas (penyimpanan uang maupun barang berharga), yang ada di alfamart dan barang-barang yang dijual di toko. Sedangkan hasil kejahatannya digunakan untuk kepentingan pribadi masing-masing,” sambungnya.

Dari aksi para pelaku residivis ini, terancam dengan Pasal 363 KUHP ayat 1, ke 4, ke 5. Tentang tindak pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Untuk 4 tersangka sendiri merupakan residivis yang memang sebelumnya sudah kita amankan juga, dan sudah keluar masa hukumannya. Tapi mereka melakukan aksinya kembali. Semacam sindikat,” ujarnya.

“Polisi juga melakukan tindak tegas terukur kepada pelaku, karena mereka melakukan perlawanan pada saat akan ditangkap,” imbuhnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.