Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Dinsos P3AKB Bondowoso Sosialisasikan Sekolah Siaga Kependudukan

×

Dinsos P3AKB Bondowoso Sosialisasikan Sekolah Siaga Kependudukan

Sebarkan artikel ini
Caption: Untung Kuzairi saat sambutan dalam sosialisasi SSK di kantor Dinsos Bondowoso. kamis (27/7/2023).
Example 468x60

BONDOWOSO, (WARTA ZONE) – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso menggelar sosialisasi sekolah siaga kependudukan (SSK). kamis (27/7/2023).

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Sugiono Eksantoso, Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana dan Keluarga Kesehatan Pengendalian Penduduk (KBKS Dalduk) Untung Kuzairi, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bondowoso Edi Agusrianto.

Example 300x600

Untung Kuzairi melalui sub koordinator pengendalian penduduk Sri Widayati mengatakan, pendidikan kependudukan memang lebih baik diajarkan sejak di bangku sekolah.

“Masalah kependudukan itu seharusnya memang dipelajari sejak dini,” tuturnya.

Menurutnya, SSK sudah berlangsung mulai tahun 2021 dengan jumlah peserta 10 sekolah dan pada tahun 2022 naik menjadi 100 sekolah dan untuk tahun 2023 ini ada tambahan 187 sekolah SSK jadi total semuanya ada 285 sekolah SSK.

Selanjutnya program SSK di sekolah yaitu dengan menyisipkan tentang siaga kependudukan tanpa menambahkan pelajaran baru.

“Jadi dalam SSK itu bukan menambahkan pelajaran tentang kependudukan tapi cukup dengan menyisipkan tentang siaga kependudukan dalam mata pelajaran yang sudah ada,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 24 sampai 28 juli 2023 diikuti perwakilan guru dari 287 sekolah setiap harinya 57 sekolah yang berbeda. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.