Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pertumbuhan UMKM Sumenep Terus Meningkat, Berikut Faktanya

×

Pertumbuhan UMKM Sumenep Terus Meningkat, Berikut Faktanya

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mengunjungi stan UMKM, Achmad Fauzi diketahui saat ini sedang cuti kampanye Pilkada 2024.
FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mengunjungi stan UMKM, Achmad Fauzi diketahui saat ini sedang cuti kampanye Pilkada 2024.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – UMKM di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan pertumbuhan pesat di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang saat ini sedang cuti kampanye Pilkada 2024.

Hal itu diketahui dari data OSS RBA (Online Single Sub mission Risk Based Approach), di mana jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan untuk UMKM mengalami peningkatan signifikan.

Example 300x600

Pada tahun 2022, tercatat 13.200 NIB untuk UMKM. Jumlah ini naik menjadi 14.207 pada tahun 2023, dan hingga 30 September tahun ini, sudah mencapai 14.078 NIB.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Sumenep,” ujar Abd. Rahman Riadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep.

Pertumbuhan UMKM yang terus meningkat berdampak langsung pada peningkatan investasi di Sumenep. Seperti pada tahun 2022, total investasi mencapai Rp 1,77 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 31.227 orang.

Angka ini meningkat menjadi Rp 2,1 triliun pada 2023 dengan penyerapan tenaga kerja 45.454 orang. Hingga September 2024, nilai investasi sudah mencapai Rp 2,4 triliun.

“Kami optimistis target investasi sebesar Rp 2,5 triliun pada tahun 2024 dengan peningkatan serapan tenaga kerja akan tercapai,” katanya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.