Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanSosial

Pemkab Sumenep Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa Jelang Lebaran

×

Pemkab Sumenep Salurkan Santunan untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (12 Maret 2026).
FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (12 Maret 2026).
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sebagai bagian dari upaya kehadiran pemerintah untuk membantu warganya yang membutuhkan menjelang lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (12 Maret 2026), dengan melibatkan sejumlah penerima manfaat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Example 300x600

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan, program santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan para penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Lebaran.

“Pemerintah daerah berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak yatim dan kaum duafa yang membutuhkan perhatian kita semua,” ujar Bupati Fauzi di sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima santunan memperoleh paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras lima kilogram, mie instan satu dus, gula pasir dua kilogram, serta minyak goreng satu liter.

Selain penyaluran santunan, pemerintah daerah juga menyerahkan zakat fitrah kepada 12 lembaga penyalur zakat untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Bupati Fauzi berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi, terutama di momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama perlu terus ditumbuhkan agar kebersamaan di tengah masyarakat tetap terjaga,” tandasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.