Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PemerintahanSosial

Bupati Sumenep Harap Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

×

Bupati Sumenep Harap Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, dan sejumlah pejabat saat meninjau Pasar Murah dan Bazar Ramadan yang digelar di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.
FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, dan sejumlah pejabat saat meninjau Pasar Murah dan Bazar Ramadan yang digelar di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pasar Murah dan Bazar Ramadan yang digelar di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep disambut antusias masyarakat. Kegiatan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan kejaksaan itu menjadi salah satu upaya membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan.

Pantauan media, sejak pagi warga terlihat memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar. Program tersebut juga diyakini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah, sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat.

Example 300x600

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan harapannya agar kegiatan pasar murah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan kebutuhan rumah tangga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Menurutnya, keberadaan pasar murah tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Pemerintah daerah berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” terangnya. Rabu (11 Maret 2026).

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menghadapi dinamika ekonomi masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai lembaga dapat terus diperkuat agar program serupa dapat digelar secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, mengatakan kegiatan pasar murah merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap kondisi sosial masyarakat.

Menurut dia, kejaksaan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pasar murah dan bazar Ramadan ini, kami ingin ikut membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi,” katanya.

Pasar murah tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta berbagai perangkat daerah dan pelaku UMKM.

Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras, minyak goreng, telur, bawang, cabai, daging ayam, hingga aneka produk olahan dan sayuran. Kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.