Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pemdes Banmaleng Giliraja Salurkan Bantuan Sembako

×

Pemdes Banmaleng Giliraja Salurkan Bantuan Sembako

Sebarkan artikel ini
KOMPAK: Pemdes Banmaleng disaksikan anggota kepolisian saat momentum penyaluran bantuan Sembako (Foto: Zainal Arifin)
KOMPAK: Pemdes Banmaleng disaksikan anggota kepolisian saat momentum penyaluran bantuan Sembako (Foto: Zainal Arifin)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sebanyak 1.160 kepala keluarga (KK) menerima bantuan Sembako dari pemerintah Desa Banmaleng, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Anggaran bantuan tersebut diambil dari PPKM Dana Desa (DD) dan Medco Energi Madura Offshore.

Example 300x600

Kepala Desa Banmaleng, Ramli mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan agenda lanjutan mengingat masih ada beberapa warga yang belum mendapatkan dan belum tercatat sebagai penerima bantuan terdampak COVID-19.

“Setelah kami evaluasi ternyata banyak warga yang belum mendapatkan bantuan dikarenakan secara administrasi kami kesulitan melakukan pendataan,” ungkapnya.

“Tapi Alhamdulillah hari ini meskipun tidak dalam bentuk uang tunai, kami berikan dalam bentuk Sembako menjelang lebaran,” imbuh Kades energik ini.

Lebih lanjut Ramli menjelaskan, pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah penguatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang sampai saat ini masih menjadi atensi bersama seluruh pihak di dunia, tanpa terkecuali di Indonesia.

“Jumlah penerimanya sebanyak, 1.160 kepala keluarga se Desa Banmaleng. Alhamdulillah kebagian semua, semoga upaya ini dapat menunjang perekonomian warga kami jelang hari raya, berkah bagi kita semua. Sudah sepantasnya kita ulurkan tangan buat saudara-saudara kita selama kita masih mampu,” simpulnya.

Terakhir, pihaknya berharap agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan betul bantuan tersebut. “Atas nama pemerintah desa saya bertekad Desa Banmaleng menjadi desa berkarakter dan berdaya saing,” tegas Ramli. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.