Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Bupati Fauzi Turun ke Pasongsongan, Monitor Petugas Pos Perbatasan

×

Bupati Fauzi Turun ke Pasongsongan, Monitor Petugas Pos Perbatasan

Sebarkan artikel ini
SIGAP: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, bersama jajaran Forkopimda, saat meninjau kesiagaan petugas medis di pos perbatasan, di wilayah Pasongsongan (Foto: Ajie Putra)
SIGAP: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, bersama jajaran Forkopimda, saat meninjau kesiagaan petugas medis di pos perbatasan, di wilayah Pasongsongan (Foto: Ajie Putra)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi turun langsung ke perbatasan wilayah Pasongsongan untuk memastikan para petugas tetap bekerja optimal dalam mengawasi para pendatang.

Hal ini dilakukan, sebagai bagian upaya dalam meminimalisir penyebaran COVID-19 di wilayah pantai utara (Pantura).

Example 300x600

“Iya sama seperti kemarin lah. Kita coba cek kembali, ternyata mereka (petugas,red) tetap semangat,” ujar Fauzi, saat ditemui di lokasi, Jumat (25/6/2021).

Politisi muda PDI Perjuangan ini menambahkan, dari data yang berhasil dicatat oleh petugas ditemukan beberapa warga yang sudah mulai disiplin mengikuti aturan pemerintah. Seperti menunjukkan surat keterangan rapid tes.

“Ada juga yang balik kanan. Tetapi, rata-rata bawa surat keterangan kok. Di sini kan gak terlalu padat, gak sama dengan yang perbatasan di Pragaan itu,” sebutnya.

Untuk memastikan kondisi warga sehat dan tidak terkonfirmasi positif COVID, lanjut dia, para petugas yang berjaga di pos perbatasan mengecek kendaraan yang masuk ke Wilayah Pantura.

“Iya diberhentikan dulu kalau misalnya dari luar Sumenep. Kalau Sumenep ini kan pelat akhirnya VP, di luar itu pasti kita coba berhentikan,” tegasnya.

Sekadar informasi, Pemkab Sumenep per hari ini sudah mulai memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) bagi warga yang ingin keluar masuk Bumi Sumekar.

Surat ini bisa diambil di masing-masing kecamatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti proses berikutnya yakni rapid antigen di Puskesmas. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.