Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Cara Rudy Berikan Peluang Usaha Untuk Kaum Difabel Bondowoso

×

Cara Rudy Berikan Peluang Usaha Untuk Kaum Difabel Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Cara Rudy Berikan Peluang Usaha Untuk Kaum Difabel Bondowoso
Foto: Pelataran Radio Mahardhika FM Jalan Letnan Karsono No.47 Bondowoso, digunakan untuk para difabel berkreasi sesuai bidangnya masing-masing, yang suka melukis, pijat, berjualan kopi, bunga, termasuk bermusik.
Example 468x60

BONDOWOSO, (WARTA ZONE) – Hidup dengan keterbatasan tentu bukan hal yang mudah, ditambah lagi keterbatasan fisik lebih tidak mudah lagi, seringkali para penyandang disabilitas sulit untuk berdamai dengan keadaan.

Dukungan dan semangat sangat diperlukan agar mereka tetap semangat dan menjalani hari-harinya dengan penuh syukur layaknya kita semua.

Example 300x600

Kelapangan hati dan semangat inilah yang dibawa oleh Rudy Hardianto, dia merupakan salah satu sahabat difabel dari kota Bondowoso, yang berusaha untuk tetap hidup dan memberikan semangat untuk sesamanya.

Rudy merupakan Direktur Pelaksana di Radio Mahardhika 91,9 FM Bondowoso. Memberikan peluang bagi para difabel Bondowoso untuk berkreasi sesuai bidangnya masing-masing, yang suka melukis, pijat, berjualan kopi, bunga, termasuk bermusik.

“Hasil karya dari saudara – saudara kita dipajang dan dijual dengan harga terjangkau. Setiap malam Minggu ada live musik dari sahabat difabel. Di depan pelataran Radio Mahardhika FM Jalan Letnan Karsono No.47, Bondowoso,” sebutnya.

Langkah tersebut diambil untuk membuka peluang dan kesempatan yang sama bagi mereka yang tengah dalam keterbatasan.

“Di balik kekurangan mereka ada kelebihan. Nyatanya mereka bisa berusaha dengan kerajinan tangan, melukis dan ada yang ahli pijat. Dan ternyata mereka punya kelebihan,” tutupnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.