Perluas Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Sasar UMKM hingga Wilayah Kepulauan

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)

FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Persaingan lembaga keuangan di sektor pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendorong BPRS Bhakti Sumekar memperkuat strategi pendekatan langsung ke masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperluas sosialisasi produk pembiayaan syariah hingga ke desa-desa dan kawasan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Langkah tersebut dilakukan seiring kondisi di lapangan yang menunjukkan banyak pelaku usaha telah lebih dulu mengakses pembiayaan dari perbankan lain. Situasi ini menuntut upaya lebih intensif agar produk pembiayaan syariah tetap memiliki daya tarik di tengah ketatnya persaingan.

Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa menyampaikan bahwa keterikatan pelaku UMKM dengan lembaga keuangan lain menjadi tantangan tersendiri dalam memperkenalkan produk syariah. Namun, kondisi tersebut justru menjadi pemacu bagi pihaknya untuk terus melakukan edukasi dan pendekatan yang berkelanjutan.

“Sebagian besar pelaku usaha sudah memiliki pinjaman di tempat lain. Ini menjadi tantangan yang harus kami hadapi dengan memberikan pemahaman bahwa pembiayaan syariah memiliki keunggulan dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Dalam praktiknya, tim cabang aktif turun langsung ke masyarakat dengan memanfaatkan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi. Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan penyaluran BLT Desa, serta melalui kunjungan ke pasar-pasar tradisional. Pada kesempatan tersebut, petugas memberikan informasi terkait pembiayaan UMKM, layanan gadai, hingga produk simpanan dan deposito.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menilai inisiatif cabang tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan syariah. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi kunci agar pemahaman terhadap sistem perbankan syariah semakin meluas.

“Kami mendorong setiap cabang untuk aktif menjangkau masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Edukasi yang berkesinambungan sangat penting agar pelaku usaha memahami manfaat dan mekanisme pembiayaan syariah,” kata Hairil Fajar.

Dengan penguatan sosialisasi hingga ke daerah terpencil, BPRS Bhakti Sumekar berharap pembiayaan UMKM berbasis syariah dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan sebagai alternatif permodalan yang sehat dan berkelanjutan bagi pelaku usaha di berbagai wilayah. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment