Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EkonomiPemerintahan

Hari Jadi Sumenep Jadi Ajang BPRS Bhakti Sumekar Bangun Ekonomi Gotong Royong

×

Hari Jadi Sumenep Jadi Ajang BPRS Bhakti Sumekar Bangun Ekonomi Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
FOTO: BPRS Bhakti Sumekar menyambut Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, melalui kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah, yang digelar di halaman kantor pusatnya sejak Rabu (22/10/2025) hingga Jumat (24/10/2025).
FOTO: BPRS Bhakti Sumekar menyambut Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, melalui kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah, yang digelar di halaman kantor pusatnya sejak Rabu (22/10/2025) hingga Jumat (24/10/2025).
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah, yang digelar di halaman kantor pusatnya sejak Rabu (22/10/2025) hingga Jumat (24/10/2025).

Tidak hanya sekadar memeriahkan peringatan hari jadi daerah, kegiatan ini juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi berbasis syariah serta penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Example 300x600

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang hadir dan membuka kegiatan tersebut, menilai langkah BPRS Bhakti Sumekar selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BPRS Bhakti Sumekar. Ini bukan sekadar bazar, tapi gerakan nyata membangkitkan semangat ekonomi masyarakat. Masyarakat bisa merasakan manfaat langsung, baik dari sisi harga maupun kesempatan promosi bagi UMKM,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, keberadaan BPRS Bhakti Sumekar sebagai bank milik daerah memiliki tanggung jawab moral dalam memperkuat sistem ekonomi berbasis nilai-nilai syariah dan gotong royong.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi agenda berkelanjutan agar semangat membeli dan mencintai produk lokal semakin tumbuh. Inilah wujud kemandirian ekonomi Sumenep,” imbuhnya.

Usai membuka acara, Bupati Fauzi berkeliling meninjau stand pelaku UMKM, berdialog dengan para pengusaha kecil, dan memberikan dorongan agar mereka terus berinovasi serta menjaga kualitas produk.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa bazar dan pasar murah tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mendukung ekonomi rakyat.

“Kami ingin agar kegiatan ini bukan hanya jadi ajang jual-beli, tapi juga sarana edukasi dan kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan lembaga keuangan syariah,” terang Fajar.

Menurutnya, para pelaku UMKM binaan BPRS Bhakti Sumekar memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan, dan memperkuat jejaring bisnis.

“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan sosial dan ekonomi yang memberi manfaat langsung. Melalui pasar murah ini, masyarakat juga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang itu dipadati pengunjung. Sejumlah produk lokal, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan, hingga fesyen khas Sumenep, turut dipamerkan dalam bazar yang mengusung semangat “Ekonomi Syariah untuk Semua” tersebut. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.