BBS Ceria: dari BPRS Bhakti Sumekar untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Sumenep

0 Komentar
Reporter : Ajie Putra
Hairil Fajar, Direktur Operasional Bank BPRS Bhakti Sumekar. (Foto: Ajie Putra for wartazone.com)

Hairil Fajar, Direktur Operasional Bank BPRS Bhakti Sumekar. (Foto: Ajie Putra for wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik untuk para nasabahnya. Terobosan teranyar yang dalam waktu dekat akan diluncurkan adalah BBS Ceria.

BBS Ceria hadir membidik peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep, dalam bentuk aplikasi dengan sederet keunggulan yang dapat dinikmati baik siswa, para orang tua hingga pelaku dunia pendidikan.

Program ini merupakan trobosan baru perbankan kaitannya dengan dunia pendidikan, membuktikan bahwa BPRS Bhakti Sumekar hadir di tengah masyarakat tidak hanya urusan bisnis tetapi juga hadir dalam segmentasi pelayanan dunia pendidikan.

Baca Juga:  Cetak Kader Bangsa Berkualitas, Bappeda Sumenep Gelar FGD Implementasi Merdeka Belajar

Hairil Fajar, Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar mengutarakan, program BBS Ceria hadir dalam rangka mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi-Nyai Dewi Khalifah untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Program ini akan dikerjasamakan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Semua sekolah di bawah naungan Disdik baik negeri maupun swasta yakni SD dan SMP nantinya akan terkoneksi dengan satu aplikasi,” tuturnya. Jumat (7/5/2021).

BBS Ceria dibekali beragam fitur yang bisa membantu proses pendidikan, di antaranya orang tua bisa memantau anaknya di sekolah, mulai dari jadwal mata pelajaran, nilai akademik atau buku raport, kehadiran siswa, uang SPP untuk sekolah swasta hingga urusan uang jajan.

Baca Juga:  Dinilai Merugikan Masyarakat, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pinjol Ilegal

“Untuk uang saku atau uang jajan putra-putrinya semisal, nantinya orang tua tinggal top-up di rekening yang terintegrasi di Aplikasi BBS Ceria. Orang tua bisa menetapkan besaran uang jajan dalam sehari untuk anaknya saat di sekolah. Misal sehari maksimal Rp 15 ribu, maka siswa tersebut hanya bisa menggunakan uang jajan sebesar itu meski saldo yang ada Rp 1 juta. Caranya nanti menggunakan barcode di kartu siswa saat membeli sesuatu di kantin sekolah,” urai Fajar tentang salah satu manfaat program BBS Ceria.

Baca Juga:  PT Garam Didemo, Upah Petani Tak Dibayar Full

Tidak hanya itu, sekolah (SD atau SMP) yang sudah terkoneksi dengan BBS Ceria juga bisa menggunakan program BBS Ceria dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Dalam BBS Ceria juga dilengkapi perpustakaan, dan masih banyak fitur lainnya yang bisa membantu proses pendidikan di Sumenep,” imbuh Fajar.

Program ini, kata Fajar, saat ini dalam proses. Dalam waktu dekat akan dilaunching oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi. “Kami mohon doa dan dukungannya kepada semua stakeholder untuk menyukseskan program ini. Semoga berjalan lancar,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment