Soft Opening Mall Pelayanan Publik Jember, Bupati Hendy: Ada 238 Jenis Layanan Dari 20 Instansi

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri

Caption : Soft Opening Mall Pelayanan Publik Jember, di Kantor PTPS Jalan Gajahmada Kecamatan Kaliwates, Jember.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Berlokasi di Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Jember. Bupati Jember Hendy Siswanto meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) bagi masyarakat Jember.

Peresmian ini masih dilakukan secara soft opening karena menurut Bupati Jember Hendy Siswanto, keberadaan dari MPP ini masih ada keterbatasan dan dalam proses melengkapi, sebelumnya nantinya akan dilakukan grand opening.

Terkait pelayanan yang diberikan bagi masyarakat Jember. Di lokasi MPP ini tercatat ada 20 instansi yang membuka layanan, dan ada lebih dari 200 jenis layanan bagi masyarakat.

“Kita lakukan soft launching hari ini. Kenapa masih soft launching? Karena kami tahu, tentunya masih ada keterbatasan, perlu koreksi, perlu masukan-masukan dan peningkatan. Tentang sistem integrasinya perlu dilakukan, makanya masih dilakukan soft launching,” kata Hendy saat dikonfirmasi usai peresmian, Senin (6/11/2023).

Baca Juga:  Wabup Jember Hentikan Kegiatan KBM SMP Swasta Belum IMB, Sementara Proses Belajar Ikut Sekolah Negeri

“Tentunya dengan adanya MPP ini, harapan kami warga Jember bisa terlayani dengan satu pintu,” sambungnya.

Diketahui ada 20 instansi yang memberikan pelayanan di lokasi MPP ini. Diantaranya ada 7 Instansi vertikal yakni BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPN (Badan Pertanahan Nasional), KPP Pratama Jember, Bank Jatim, Pengadilan Negeri Jember Kelas 1A dan Polres Jember.

“Kemudian 13 perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jember, yakni Dinas PTSP, Dinas PU Bina Marga dan SDA, Dinas Perumahan Rakyat kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dispenduk, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dispendik, Diskominfo, DP3AKB, Bapenda, dan Perumdam Tirta Pandhalungan. Dari 20 instansi yang memberikan pelayanan ini, nantinya ada 238 jenis layanan yang diberikan,” sebut Hendy.

Baca Juga:  Derita Nurlasiadi, Gelas Bersarang di Rektum Anus Berbulan-Bulan

Untuk efisiensi pelayanan yang dilakukan di MPP ini, lebih lanjut Hendy menjelaskan, juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi masyarakat.

“Jika ingin mengurus sesuatu di Mal Pelayanan Publik Ini. Masyarakat yang datang ke sini (melakukan pelayanan) offline. Tapi kalau online, juga bisa diakses dengan pelayanan aplikasi J-Kopi (Jember Kota Pintar), di situ sudah ada pelayanan yang ada di MPP ini,” ujar Hendy.

“Masyarakat yang datang jangan sampai kosongan tidak membawa apa-apa. Kalau tidak membawa dokumen nah apanya yang mau dilayani? Jadi mau mengurus apa, dokumennya dilengkapi dulu. Sehingga hal ini perlu adanya sosialisasi di tiap-tiap desa dan kecamatan kepada masyarakat kita. Makanya, tadi kami juga mengundang camat, kades, untuk mensosialisasikan hal itu. Supaya semua masyarakat tahu kalau ada MPP ini,” imbuhnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment