Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Mobilitas Kendaraan Turun Hampir 20 Ribu di Akhir Pekan, Bima Arya: Mungkin Ayu Ting Ting Efek

×

Mobilitas Kendaraan Turun Hampir 20 Ribu di Akhir Pekan, Bima Arya: Mungkin Ayu Ting Ting Efek

Sebarkan artikel ini
Situasi di Jl Suryakencana, Kota Bogor.
Situasi di Jl Suryakencana, Kota Bogor.
Example 468x60

KOTA BOGOR, (WARTA ZONE) — Penerapan ganjil-genap pada akhir pekan kemarin di Kota Bogor mampu menurunkan mobilitas warga hampir 20 ribu kendaraan. Data tersebut didapat dari dua exit toll akses menuju Kota Bogor yang dihimpun Jasa Marga.

Pada Sabtu, (6 Februari 2021) tercatat kendaraan yang masuk dari gerbang tol Bogor 1 (exit Baranangsiang) dan Gerbang Tol Sentul Selatan 1 – Sentul Barat (exit Kedunghalang) sebanyak 46.773 kendaraan. Turun 17,3 persen (9.817 kendaraan) dari kendaraan yang masuk pada pekan sebelumnya (Sabtu, 30 Januari 2021) yang mencapai 56.590 kendaraan.

Example 300x600

Begitupun pada Minggu, 7 Februari 2021. Kendaraan yang masuk dari gerbang tol Bogor 1 (exit Baranangsiang) dan Gerbang Tol Sentul Selatan 1 – Sentul Barat (exit Kedunghalang) tercatat 37.547 kendaraan. Turun 21,2 persen (10.125 kendaraan) dari hari yang sama pekan sebelumnya (Minggu, 31 Januari 2021) yang mencapai 47.672 kendaraan.

Angka ini belum meliputi penurunan mobilitas warga di dalam Kota Bogor yang pada akhir pekan kemarin terpantau cukup lengang di titik-titik yang biasa macet.

“Mungkin dugaan kami karena sosialisasi (ganjil-genap) sudah masif. Mungkin juga ada efek Ayu Ting Ting (yang diminta putar balik oleh petugas), sehingga tersampaikan kepada masyarakat. Mungkin juga ada (video/berita) viral-viral yang lain sehingga kemudian warga Jakarta dan sekitarnya menjadi sangat terinformasi,” ungkap Bima Arya, di Balai Kota Bogor, Senin (08/02).

Mengenai evaluasi, kata Bima, ada beberapa titik penyekatan dan check point yang sudah berjalan dengan baik, ada beberapa pula yang masih perlu penguatan.

“Keberhasilan ganjil genap kemarin menurut saya kuncinya adalah karena pengerahan personel dari kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP yang luar biasa di lapangan. Sehingga bisa maksimal. Kalau satu atau dua ada laporan tidak terkontrol, itu biasa. Tapi secara keseluruhan data menunjukan seperti itu. Karena itu, kami bersepakat bahwa ini akan dilanjutkan Jumat, Sabtu dan Minggu besok,” jelas Bima.

Bima menambahkan, selain ganjil-genap, perlu diiringi langkah-langkah lain agar kasus positif Covid-19 di Kota Bogor menurun.

“Ini bukan akhir. Kita harus lihat nanti. Minggu depan ini laju kasus positifnya seperti apa? Karena itu seharian tadi koordinasi tiga pilar. Pemkot, Polresta Bogor, Kodim 0606 untuk merapikan kekuatan di bawah,” terangnya.

Pihaknya juga berencana buat posko-posko di wilayah, posko tingkat kelurahan untuk melakukan penguatan fungsi 3T (tracing, testing dan treatment) guna menekan penyebaran Covid-19 ini.

“Posko ini akan terbentuk, arahan dari Pak Gubernur sesuai dengan edaran Mendagri. Jadi, hari ini dibentuk, kita akan rapikan lagi alur updating data dan lain sebagainya,” pungkas Bima. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.