Terjadi Perbedaan Data, Penyaluran BPNT di Kaliwates Jember Tertunda

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: Terlihat masyarakat sudah mengantri untuk pengambilan kartu BPNT di Kantor Kelurahan Kecamatan Kaliwates, Jember.

Foto: Terlihat masyarakat sudah mengantri untuk pengambilan kartu BPNT di Kantor Kelurahan Kecamatan Kaliwates, Jember.

JEMBER, (WARTA ZONE) — Penyerahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2021 sudah mulai berjalan di beberapa wilayah. Namun, di wilayah kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, mengalami penundaan.

Penyerahan bantuan BPNT itu tertunda, karena data yang masuk ternyata tidak sama antara undangan yang diberikan kepada masyarakat dengan data dari Bank Mandiri.

“Untuk sementara ini, penyerahan kartu BPNT ditunda dulu. Karena data yang dari Bank Mandiri berdasarkan data PKH. Sedangkan yang dari kita adalah data penerima BPNT tahun lalu (2020). Sehingga masih belum singkron,” kata Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Kaliwates, Masbud saat dikonfirmasi di Kelurahan Jember Kidul. Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:  Kiai Tersangka Cabul Terancam Pasal Berlapis, Kapolres Jember Ingatkan Wartawan Soal Penulisan Berita

Oleh karena itu, penyerahan kartu tersebut akhirnya di tunda. Untuk batas waktu penundaan masih belum ditentukan. Karena pihak Kecamatan Kaliwates akan melakukan komunikasi dan sinkronisasi dengan pihak Bank Mandiri terkait penerima kartu BPNT tersebut.

“Awalnya pihak kita mengundang masyarakat berdasarkan data dari Bank Mandiri Terkait penyerahan kartu BPNT itu. Kartu BPNT migrasi dari Bank BNI ke Bank Mandiri. Sehingga ada miskomunikasi, pembagian kartu BPNT ditunda dulu,” imbuhnya.

Masbud menambahkan, dalam satu Kecamatan, data penerima BPNT jumlahnya 2.264, sedangkan data dari Bank Mandiri jumlahnya sekitar 2.241.

“Data yang dibawa Bank Mandiri ini berdasarkan data PKH, sedangkan di kita berdasarkan penerima BPNT tahun 2020 yang dilakukan migrasi dari Bank BNI ke Bank Mandiri,” ucapnya.

Baca Juga:  Dua Pemuda Ditemukan Tewas Setelah Jatuh dari Jembatan, Kata Polisi Korban Pengeroyokan

Terpisah, pihak Bank Mandiri Area Arena Manager Officer, Yuli Agus Setyono menjelaskan, terkait perbedaan data di Kecamatan Kaliwates, karena berdasarkan data yang dikeluarkan dari Kemensos dan diberikan kepada Bank Mandiri Pusat. Kemudian diteruskan kepada Bank Mandiri Jember.

“Untuk bansos itu bermacam-macam, ada bansos yang isinya BPNT, sembako, dan PKH. Kalau data BPNT irisan kuotanya sejumlah 124.965 data, dan untuk yang PKH murni ada 15.152 data. Total ada 140.117 data. Jadi, untuk jumlah kartu yang kita siapkan sesuai dengan data yang kami terima,” sebutnya.

Baca Juga:  Bocah TK Dicabuli Kakek Tiri, Ibu di Jember Tak Terima Lapor Polisi

Ternyata, ada selisih antara jumlah penerima bansos di tahun sebelumnya dan jumlah kartu yang diterima oleh pihak Bank Mandiri sekarang. “Nantinya dari pihak kemensos, bisa jadi tercover di penyaluran selanjutnya,” katanya.

Menurut Yuli, terkait perbedaan data yang terjadi di Kecamatan Kaliwates itu hanya terjadi miskomunikasi antara penerima kartu yang dirinya terima dari Kemensos, dengan data undangan yang disebarkan oleh pihak Kecamatan.

“Dari data penerima kartu BPNT di tahun 2020 pastinya ada perbedaan,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment