Cara Pemdes Jate Sumenep Ciptakan Hidup Bersih di Tengah Pandemi Covid-19

0 Komentar

Foto: Aparatur desa, BPD, dan sejumlah warga tampak kompak saat membersihkan beberapa titik lokasi di Dusun Kalang Mangga.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Salah satu anjuran yang termaktub dalam protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 adalah hidup bersih. Sebab, kebersihan akan melahirkan generasi yang sehat, aman, damai dan tenang.

Hal itulah yang melatarbelakangi Pemerintah Desa (Pemdes) Jate, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar acara bersih-bersih. Jum’at (12/6/2020) pagi.

Kegiatan yang melibatkan aparatur desa, BPD, dan sejumlah warga itu tampak kompak saat membersihkan beberapa titik tempat di Dusun Kalang Mangga.

Agenda sederhana untuk menciptakan Desa bersih ini ditargetkan dapat menggugah kesadaran warga setempat untuk aktif menjaga lingkungan bebas dari sampah dan kotoran yang seringkali terabaikan.

Baca Juga:  Kapolri: Dimasa Sulit Pandemi Covid-19, Pers Garda Terdepan Menjaga Optimisme

“Urusan bersih-bersih ini memang sederhana, namun jika warga desa Jate abai, ini yang kerap menjadi bibit penyakit. Apalagi saat ini kita menghadapi wabah virus corona,” tutur Kepala Desa Jate, Lismawati, saat ditemui media ini di lokasi.

Di samping itu, sambung dia, kebersihan adalah salah satu ajaran agama yang harus dikerjakan. Karena hal itu merupakan bagian dari pada iman.

“Untuk itu, kami berharap bisa istikamah dalam kegiatan jum’at bersih, dan kami juga berharap warga lain lebih peduli terhadap kebersihan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dzikro ke-3, KPJ Santuni 100 Yatim dan Dhuafa di Masa Pandemi

Dijelaskan Lismawati, agenda desa bersih akan terus digalakkan, dengan melibatkan aparat desa, BPD dan lingkungan di seluruh desa.

“Kita jadwalkan nanti, di Desa Jate itu ada empat Dusun. Aparat desa dan BPD akan turun ke dusun secara bergantian, selain akan menciptakan desa bersih, tali silaturahmi juga perlu kita jaga dengan semangat gotong royong yang mulai ditinggalkan,” urainya.

Pihaknya optimis warga akan turut mensukseskan agenda untuk menjadikan desa bebas sampah, bahkan tidak menutup kemungkinan, program Desa bersih di desa akan menjadi percontohan bagi desa lainnya.

Baca Juga:  Musik Jazz Tebing Tampil 7 Jam, Cara Pengelola Wisata di Jember Fasilitasi Musisi Berkarya di Tengah Pandemi

“Ya syukur-syukur, niat menjadikan desa bersih dan bebas dari sampah akan bermanfaat untuk lingkungan, bermanfaat pula menginspirasi desa lainnya,” tandasnya. (rif/bil)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment