Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BisnisEkonomi

Dorong Ekonomi Maritim, BPRS Bhakti Sumekar Buka Pembiayaan Syariah Langsung untuk Petani Rumput Laut

×

Dorong Ekonomi Maritim, BPRS Bhakti Sumekar Buka Pembiayaan Syariah Langsung untuk Petani Rumput Laut

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Ist/wartazone.com)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Upaya memperkuat perekonomian pesisir di Kabupaten Sumenep mendapat dukungan nyata dari PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Perseroda. Lembaga keuangan daerah ini berkomitmen memperluas akses pembiayaan syariah secara langsung bagi petani rumput laut, agar manfaat ekonomi tidak hanya berhenti di tingkat pengepul.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan, selama ini pelaku utama di sektor budidaya rumput laut belum banyak tersentuh pembiayaan perbankan. Karena itu, pihaknya membuka skema pembiayaan langsung yang lebih mudah diakses, dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian dan validitas data.

Example 300x600

“Kami ingin petani sebagai pelaku utama di sektor ini bisa langsung menikmati pembiayaan. Namun, mereka harus terdaftar resmi di dinas terkait agar data dan lahan yang dibiayai jelas,” ujar Fajar, Jumat (17 Oktober 2025).

Menurut Fajar, pola pembiayaan bisa dilakukan secara individu maupun kelompok. Namun, ia menilai pembiayaan berbasis klaster atau kelompok binaan lebih efektif karena memiliki kepastian pasar dan sistem pengelolaan yang lebih kuat.

“Pembiayaan berbasis kelompok akan memperkuat posisi petani di pasar. Tapi bagi yang perorangan pun tetap bisa difasilitasi, asalkan memiliki akses pasar yang jelas,” tambahnya.

Kabupaten Sumenep dikenal memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut, terutama di wilayah kepulauan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan dukungan modal dan infrastruktur.

Untuk itu, Fajar menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga, baik dengan pemerintah daerah maupun instansi teknis seperti Dinas Perikanan, guna mempercepat penguatan ekonomi pesisir.

“Kami pernah bekerja sama dengan Dinas Perikanan melalui program penguatan modal. Jika ada kolaborasi lanjutan, kami sangat siap untuk mendukung,” tegasnya.

Langkah strategis BPRS Bhakti Sumekar ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, tetapi juga menjadi pendorong utama tumbuhnya ekonomi maritim yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.