Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Capaian BPRS Bhakti Sumekar Edukasi Keuangan Pelajar Lewat SimPel dan Kejar

×

Capaian BPRS Bhakti Sumekar Edukasi Keuangan Pelajar Lewat SimPel dan Kejar

Sebarkan artikel ini
FOTO: PT. BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), secara aktif memberikan edukasi literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
FOTO: PT. BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), secara aktif memberikan edukasi literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Dalam dua tahun terakhir, PT. BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini aktif memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Alhasil, sepanjang 2023, melalui dua program utama, yaitu Simpanan Pelajar (SimPel) dan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), BPRS mencatat peningkatan jumlah rekening pelajar aktif, pertumbuhannya sekitar 10 persen.

Example 300x600

“Pertumbuhan ini sejalan dengan target internal kami dan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang kami lakukan mulai membuahkan hasil,” kata Pelaksana Tugas Kepala Divisi Funding BPRS Bhakti Sumekar, Rino Dofantoro. Sabtu (19/04/2025).

Rino menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan melibatkan sosialisasi langsung ke berbagai sekolah, dengan penyampaian materi literasi keuangan dan pengenalan sistem perbankan syariah secara sederhana agar mudah dipahami pelajar.

Hingga akhir 2023, tercatat sekitar 39 ribu rekening pelajar aktif, dan jumlah tersebut meningkat menjadi 43 ribu pada awal 2024. Selain angka pertumbuhan, peningkatan partisipasi sekolah dan dukungan orang tua juga menjadi indikator keberhasilan program.

Selain menanamkan budaya menabung, program ini turut mendorong sekolah beralih dari sistem tabungan manual ke sistem digital yang terintegrasi dengan layanan perbankan. Hal ini bertujuan membiasakan pelajar mengelola keuangan secara mandiri sejak usia dini.

Kepala Bagian Funding Kantor Pusat Operasional BPRS Bhakti Sumekar, Indah Dewi Arofah, menambahkan bahwa program SimPel dan Kejar mendapat dukungan regulasi. SimPel mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016, sementara Kejar didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

“Banyak sekolah kini aktif membuka rekening pelajar setiap tahun ajaran baru. Meski masih ada tantangan dalam proses digitalisasi, kami hadir dengan layanan mobil keliling untuk mempermudah akses,” jelas Indah.

Untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, termasuk daerah kepulauan seperti Sapeken, Arjasa, dan Kangayan, BPRS Bhakti Sumekar telah membuka kantor cabang baru. Hal ini dilakukan agar seluruh pelajar di Kabupaten Sumenep dapat menikmati layanan keuangan yang merata.

Indah juga menuturkan bahwa keterlibatan orang tua, khususnya dalam pembukaan rekening bagi anak TK dan SD, turut memperkuat pendidikan keuangan dalam keluarga.

“Dengan pendekatan edukatif, dukungan regulasi, serta sinergi antara sekolah dan orang tua, kami yakin program ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi generasi muda,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.