KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Ditpolairud Polda Jatim Turut Serta Dalam Pencarian di Perairan Bali

0 Komentar
Foto: Dirpolairud Polda Jawa Timur, saat turut serta dalam pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali.

Foto: Dirpolairud Polda Jawa Timur, saat turut serta dalam pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali.

BANYUWANGI, (WARTA ZONE) – Ditpolairud Polda Jawa Timur turut serta dalam pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak. Rabu (21 April 2021) dini hari, di perairan Bali.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak terjadi saat sedang menggelar latihan penembakan senjata strategis di perairan Bali.

Dirpolairud Koorpolairud Baharkam Polri beserta team dan Dir Polairud Polda Jatim beserta team melaksanakan pertemuan dengan KSAL di Kapal KRI dr Suharso 990 dengan beberapa agenda diantaranya.

Sebelum melakukan koordinasi, terlebih dahulu melaksanakan buka bersama di atas KRI dr Suharso 990. Yang kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan koordinasi dengan posko utama mengenai kegiatan lanjutan evakuasi pencarian titik terakhir daripada kapal selam KRI Nanggala-402.

“Mendapatkan arahan dari KSAL untuk mengetahui situasi saat akan melakukan rencana yang akan dilakukan ke depan,” kata Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jawa Timur Kombes Pol Arnapi, Jumat (23/4/2021) malam.

Baca Juga:  Pentingnya ASABRI Bagi Prajurit dan PNS di Kodim 0825/Banyuwangi

Ditambahkan Arnapi, yang didampingi oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara menyebutkan, setelah mendapatkan arahan dari KSAL. Dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin langsung oleh Dirpolair Baharkam Polri BJP Yassin.

“Memberikan arahan pada masing masing team (team SAR Koorpolairud baharkam Polri dan team SAR Ditpolairud Polda Jatim), sambil mengecek peralatan dan sarana prasarana yang akan digunakan,” tambahnya.

Dirpolairud Polda Jatim menekankan, kembali tentang tugas serta wewenang dan tanggung jawab masing-masing personel. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment