IGD Prioritaskan Pasien RSUD Moh Anwar Sumenep Manfaatkan UHC

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
Foto: Kepala Instalasi IGD RSUD Moh Anwar Sumenep dr. Arya Rasi Putranto, Sp.B (tengah), bersama tim dokter IGD. (Ist/wartazone.com)

Foto: Kepala Instalasi IGD RSUD Moh Anwar Sumenep dr. Arya Rasi Putranto, Sp.B (tengah), bersama tim dokter IGD. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Managemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong pasien yang hendak berobat ke rumah sakit milik Pemerintah Daerah itu untuk menggunakan UHC (Universal Health Coverage).

Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus berkomitmen menyajikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Selain tenaga medis yang terlatih untuk sigap dalam 24 jam, Rumah sakit plat merah ini juga selalu menawarkan kepada pasien untuk ikut program UHC. Bahkan pasien benar-benar diyakinkan agar ikut program UHC.

Selain karena pasien tidak perlu membayar biaya rumah sakit alias gratis, kehadiran program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, dalam pelayanan kesehatan atau lebih dikenal dengan sebutan Universal Health Coverage (UHC), membuat rumah sakit di bawah pimpinan dokter Erliyati ini berkomitmen untuk selaras dengan keinginan Bupati dalam program UHC, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat secara gratis.

Baca Juga:  Resmikan Bandara Trunojoyo Sumenep, Presiden dan Menhan Beli Blangkon

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati melalui kasi Informasi Erfin Sukayati, menyampaikan bahwa warga cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) saat berobat dan rawat inap di IGD.

“Layanan IGD adalah layanan pertama yang menerima pasien dengan kondisi membutuhkan tindakan emergency, pasien bisa memanfaatkan UHC sehingga semua pembiayaan pasien mulai dari awal masuk IGD hingga sembuh benar-benar gratis,” terangnya, Kamis (25 April 2024).

Bahkan, untuk pasien sembuh yang beralamat di area dalam kota sumenep akan diantar hingga halaman rumahnya.

Baca Juga:  Persembahkan Hasil Pertanian Kepada Bupati Sumenep Lewat Ritual Tatorbhengan, Cara Warga Jaga Warisan Budaya

Saat ini masih ada pasien yang tidak begitu paham akan manfaat program UHC. Sehingga mereka berobat dan rawat inap menggunakan cara bayar umum, dengan anggapan bahwa pasien UHC/BPJS pelayanannya akan dibedakan, padahal kenyataannya tidak.

“Justru kami prioritaskan masyarakat untuk ikut UHC. Artinya ini komitmen kami dalam melaksanakan program UHC. Jadi tidak ada perbedaan, semua sama akan kami beri pelayan sepenuh hati tanpa membedakan pasien sebagaimana janji layanan yang kami pampang di setiap sudut rumah sakit,” tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS APBD 2023, Akomodir Harapan Segenap Lapisan Masyarakat

Adanya program UHC, semua yang berobat ke rumah sakit itu gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun untuk memberikan akses masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas tetapi gratis.

“Untuk itu, dapat dipastikan layanan IGD RSUD Moh Anwar siap melayani 24 jam secara gratis bagi masyarakat yang berkenan ikut UHC,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment