Buku Ayo Menabung, Kontribusi Nyata BPRS Bhakti Sumekar Untuk Kemajuan Pendidikan di Sumenep

0 Komentar
Reporter : Panji Agira

Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar (kanan baju batik), saat foto bersamaan editor buku Ayo Menabung Ali Harsojo. (Dok. FB Hairil Fajar for wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Lahirnya buku Ayo menabung, karya para siswa pemenang lomba mengarang menjadi bukti nyata kontribusi BPRS Bhakti Sumekar Sumenep dalam dunia pendidikan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengaku bangga atas kesempatan yang diperoleh perusahaan perbankan milik pemerintah daerah itu. BPRS Bhakti Sumekar telah diberi kesempatan andil dalam aktivitas literasi menulis dan finansial.

“Alhamdulillah, kami dapat berkontribusi membangun sumber daya manusia, khususnya bidang pendidikan,” kata Hairil Fajar, kepada wartazone.com. Minggu (25 Juni 2023).

Kolaborasi BPRS Bhakti Sumekar bersama Forum Silaturrahmi Guru (FSG) dan Dinas Pendidikan setempat itu, terwujud dengan menggelar lomba mengarang dengan tema ayo menabung dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2023.

Baca Juga:  Dituding Berpihak, Warga Lamperreng Tuntut DPMD Sumenep Bubarkan Panitia Pilkades

Peserta yang merupakan siswa-siswi SD se Kabupaten Sumenep itu sangat antusias, peserta membeludak mencapai 120 orang dari berbagai utusan sekolah.

“Itu menandakan, antusiasme siswa dalam dunia literasi sangat baik. Saya mengamati para peserta sangat gigih untuk menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tekstual, tentu semua itu tidak lepas dari bimbingan yang baik dari para guru,” sebutnya.

Amatan orang nomor satu di BPRS Bhakti Sumekar, kompetisi mengarang bukan sekedar lomba menulis biasa. Namun, merupakan aktivitas menulis sekaligus mengasah pikiran kritis untuk cermat memahami tentang finansial.

Ide yang dimunculkan siswa, lanjut Fajar, bukan sekedar menata kata menjadi sebuah kalimat, jauh dari itu, kecerdasan mereka dalam mengelola keuangan pribadi sejak dini, menggambarkan karakter positif yang sangat penting untuk dimiliki.

Baca Juga:  Bagi-Bagi Takjil Selama Ramadan, Cara BPRS Bhakti Sumekar Berderma pada Sesama

“Dengan kemampuan berpikir analitis dan numerasi, para siswa kita mampu melahirkan ide, gagasan, kebiasaan, serta pola pikir berkembang. Terutama dalam kecakapan mengelola emosi diri dan kepekaan sosial,” sambung mantan Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar itu.

Dalam isi karya tersebut, setiap anak dilatih menjadi pribadi yang hemat dan bersahaja sejak dini. Menurut Fajar, kesederhanaan dalam pola hidup, hemat, cermat, berpikir masa depan, peka sosial, dan berpikir analitis, menjadi modal penting setiap individu yang mandiri dan bertanggungjawab.

Baca Juga:  RSUD Moh Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Cuci Darah, Pertama di Madura

Fajar mengaku sangat bangga, para pemenang yang merupakan anak-anak SD telah bekerja keras melahirkan mahakarya yang luar biasa. Buku tersebut menjadi wujud karya bersama para juara dan nominasi para peserta.

“Semoga buku Ayo Menabung ini dapat menginspirasi peserta didik untuk selalu berkarya. Selamat dan sukses kepada para siswa yang telah menulis sebagai nominator dan juara di dalam buku ini. Terus bersemangat dan berkarya,” tandas Fajar. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment