Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Jember Relatif Normal

×

Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Jember Relatif Normal

Sebarkan artikel ini
Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Jember Relatif Normal
Foto: Potret transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli di pasar Tanjung, Kamis (22/12/2022).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Menjelang momen Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru) 2023, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Kabupaten Jember relatif normal.

Meski demikian, menurut salah seorang pedagang pasar tradisional Jember beberapa komoditas mengalami kenaikan. Namun tidak signifikan dan masih terjangkau.

Example 300x600

“Harga minyak goreng curah per kg Rp 14 ribu, sekarang harganya Rp 17 ribu,” ucap Wahid saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/12/2022).

Kenaikan harga minyak goreng curah tersebut, kata Wahid, terjadi sejak beberapa hari kemarin.

“Naiknya harga minyak sudah 4 hari kemarin. Karena stoknya agak susah juga,” ujarnya.

“Kalau untuk minyak goreng kemasan, masih normal, harganya Rp 15-16 ribu,” sambungnya.

Selain itu, lanjutnya, harga sejumlah cabai juga masih terbilang relatif normal.

“Untuk harga cabai besar Rp 18 ribu per kg, cabai kecil atau sret Rp 30 Ribu per kg, dan cabai rawit Rp 27 ribu per kg. Sedangkan tomat sekarang harganya Rp 8 ribu per kg,” bebernya.

Sementara untuk harga bawang merah dan bawang putih juga masih terjangkau.

“Bawang putih sekarang Rp 20 ribu per kg, dan bawang merah Rp 30 ribu per kg,” ungkapnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.