Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Status Desa Mandiri di Sumenep Tumbuh Subur, Bukti Kerja Nyata Bupati Fauzi

×

Status Desa Mandiri di Sumenep Tumbuh Subur, Bukti Kerja Nyata Bupati Fauzi

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (dok. Ist)
Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (dok. Ist)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sejumlah desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berstatus Desa Mandiri terus bertambah setiap tahunnya.

Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, saat ini Desa Mandiri di Kabupaten Sumenep mencapai 101 desa. Angka ini mengalami kenaikan yang signifikan, sebab hanya ada satu desa yang mencapai status tersebut di tahun 2021, yakni Desa Lobuk, Kecamatan Bluto.

Example 300x600

Desa-desa Mandiri itu tidak terbatas di daerah daratan saja, tetapi juga pada wilayah kepulauan, dengan rincian sebagai berikut.

Kecamatan Kota Sumenep 12 desa, Kalianget 4 desa, Manding 1 desa, dan Talango 3 desa. Lalu, Kecamatan Bluto 2 desa, Lenteng 5 desa, Guluk-Guluk 6 desa, Ganding 7 desa, Pragaan 5 desa, dan Ambunten 1 desa.

Kemudian, Kecamatan Pasongsongan 4 desa, Dasuk 3 desa, Rubaru 3 desa, dan Batang-batang 5 desa. Selanjutnya Kecamatan Batuputih 4 desa, Dungkek 4 desa, Gapura 17 desa, Gayam 2 desa, dan Raas 2 desa. Termasuk di Kecamatan Arjasa 2 desa, Sapeken 2 desa, dan Batuan 7 desa.

Penambahan status Desa Mandiri disebut-sebut tak lepas dari peran Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang terus menggenjot pembangunan di desa-desa, terutama dalam infrastruktur pedesaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Anwar Syahroni menyampaikan, peningkatan jumlah Desa Mandiri di Kota Keris tidak bisa dilepaskan dari peran Bupati Fauzi.

Menurutnya, sebagai kepala daerah, bupati Fauzi memiliki komitmen kuat untuk terus mewujudkan pembangunan perekonomian, sosial hingga lingkungan yang baik dan berdampak langsung pada masyarakat.

Segala usaha yang dilakukan oleh Bupati Fauzi itu, kata dia berhasil menambah jumlah Desa Mandiri di Sumenep, setiap tahunnya.

”Saat ini desa mandiri di Sumenep sudah mencapai 101. Itu jelas meningkat dibandingkan tahun 2021 yang hanya ada satu desa,” ungkapnya. Selasa (25 Juni 2024).

Adanya peningkatan status desa, lanjut Anwar, menjadi bukti nyata adanya pengelolaan keuangan desa yang baik, lalu ketersediaan infrastruktur yang memadai, fasilitas kesehatan, hingga program-program lain yang berjalan maksimal.

”Teman-teman di desa juga melaksanakan pembangunannya dengan baik. BUMDes-nya juga berjalan serta sektor wisata juga tumbuh subur,” terangnya.

Pihaknya mengungkapkan, saat ini tersisa 229 desa yang belum berstatus mandiri, dari 330 desa yang dimiliki Sumenep.

Melalui sistem pentahelix, pihaknya berharap semua desa di Sumenep bisa berstatus mandiri. Sebab hal itu memberi banyak keuntungan bagi desa, diantaranya akses program dari pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan untuk menjawab kepentingan masyarakat.

”Dengan status mandiri, tentu akan lebih mudah mendapatkan program dari pusat maupun provinsi,” tutupnya.

Secara terpisah, Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, perubahan status desa bertujuan untuk membantu dan memfasilitasi akses masyarakat, sehingga roda perekonomian di desa-desa tersebut bisa bergerak maksimal.

Oleh sebab itu pula, dirinya terus meningkatkan pembangunan jalan, jembatan, irigasi, listrik, dan air bersih terus ditingkatkan. Termasuk sarana pendidikan dan kesehatan di desa, yang dinilai berdampak pada kemajuan desa.

”Komitmen kami memang bagaimana meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Salah satunya dengan meningkatkan perekonomian desa,” jelasnya.

Selain melakukan peningkatan pembangunan, pihaknya juga serius memberdayakan pelaku UMKM dan mempromosikan objek wisata, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi tersebut.

”Kita terus bersinergi dengan pemerintah pusat agar desa di Sumenep bisa memanfaatkan potensinya dan menjadi desa mandiri,” tandasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.