Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Pemkab Sumenep Perkuat Kesiapsiagaan Warga Pascagempa, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

×

Pemkab Sumenep Perkuat Kesiapsiagaan Warga Pascagempa, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat setelah wilayahnya kembali diguncang gempa bumi susulan pada Senin (13/10/2025). Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan risiko bencana susulan.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,0 itu terjadi pukul 14.10 WIB dan berpusat di 47 kilometer tenggara Kabupaten Sumenep pada kedalaman 14 kilometer, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Meski tidak berpotensi tsunami, gempa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat di beberapa wilayah kepulauan.

Example 300x600

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengimbau warga untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

“Kami meminta masyarakat tidak panik dan segera mencari tempat aman jika merasakan getaran yang cukup kuat,” kata Bupati, Senin (13/10/2025).

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menghindari bangunan yang mengalami kerusakan pascagempa, karena potensi reruntuhan masih bisa terjadi.

“Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Jangan berada di dalam atau di sekitar bangunan yang rusak,” tegasnya.

Selain imbauan kepada warga, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD, TNI, Polri, dan relawan, guna memantau kondisi lapangan dan memastikan penanganan darurat berjalan efektif.

“Pemerintah berupaya hadir secepat mungkin di tengah masyarakat, memberikan bantuan, dan memastikan seluruh tim tanggap darurat tetap siaga,” ujar Bupati Fauzi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dan saling membantu dalam menghadapi masa pemulihan pascagempa.

“Doa, kebersamaan, dan kekompakan antarwarga menjadi kunci mempercepat pemulihan,” tambahnya.

Pemkab Sumenep terus memantau perkembangan situasi bersama BMKG dan memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan sesuai prosedur, termasuk memberikan edukasi kesiapsiagaan kepada masyarakat di wilayah rawan. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.