Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Santri Bergerak, Pesantren Bertransformasi: Said Abdullah Puji Kiprah Ekonomi dan Digital Santri

×

Santri Bergerak, Pesantren Bertransformasi: Said Abdullah Puji Kiprah Ekonomi dan Digital Santri

Sebarkan artikel ini
FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah. (Ist/wartazone.com)
Example 468x60

JAKARTA, (WARTA ZONE) – Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga politisi senior PDI Perjuangan, MH Said Abdullah, menilai bahwa dunia pesantren kini telah mengalami transformasi besar. Menurutnya, santri dan pesantren bukan lagi dipandang sebagai kelompok tradisional yang tertinggal, melainkan telah menjelma menjadi pusat inovasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Rabu (22/10/2025), Said menegaskan bahwa stigma lama terhadap pesantren sebagai tempat yang kolot dan tertutup sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini.

Example 300x600

“Selama ini, santri dan pesantren sering dianggap ndeso, ketinggalan zaman, bahkan feodal. Padahal faktanya, banyak pesantren yang kini menjadi motor perubahan di berbagai bidang,” ujar Said.

Ia menjelaskan, pesantren telah beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern. Para santri kini tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan hidup, kewirausahaan, dan kemampuan berorganisasi.

“Banyak pesantren yang berhasil bertransformasi. Santri-santrinya mampu menjadi wirausahawan, inovator, bahkan pemimpin masyarakat,” tambahnya.

Said mencontohkan Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan yang telah membangun jaringan ritel lebih dari 125 gerai di Pulau Jawa dan Kalimantan. Melalui jaringan tersebut, pesantren turut menggerakkan ekonomi lokal dengan memberdayakan produk-produk UMKM.

Selain itu, Pesantren Lirboyo di Kediri juga menjadi contoh sukses dengan berbagai unit usaha santri seperti Lirboyo Bakery, pengolahan sampah plastik, hingga depo air minum mandiri.

“Itu baru dua contoh kecil. Banyak pesantren lain yang juga berkiprah di bidang ekonomi kreatif dan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Lebih jauh, Said juga menyoroti peran santri dalam era digital. Melalui media sosial, dakwah para ulama muda seperti Gus Baha, KH Anwar Zahid, dan Gus Muwafiq berhasil menjangkau jutaan umat dan memperkenalkan wajah Islam yang damai dan penuh toleransi.

“Santri kini melek teknologi. Mereka bisa berdakwah melalui konten digital, menjadi jurnalis, hingga pegiat literasi. Ini bentuk kemajuan luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Said, kiprah santri juga semakin terlihat di bidang kepemimpinan nasional. Banyak santri yang kini berperan aktif di dunia politik, akademisi, militer, maupun birokrasi.

“Saya sendiri berasal dari dunia santri. Sejak lama, saya meyakini bahwa nilai-nilai pesantren seperti disiplin, keikhlasan, dan cinta tanah air sangat relevan dalam kehidupan berbangsa,” jelasnya.

Said menambahkan, figur seperti Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah bukti nyata bagaimana santri mampu menjadi pemimpin bangsa dengan pandangan luas dan nilai kemanusiaan yang tinggi.

“Gus Dur adalah teladan santri yang kosmopolit, terbuka, dan menjadi simbol Islam yang rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Said berharap agar momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bagi seluruh santri di Indonesia untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Menjadi santri bukan hanya identitas, tetapi juga tanggung jawab moral. Di tangan santri, masa depan Islam dan Indonesia yang damai dan berkemajuan akan terus hidup,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.