Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Begal Payudara di Sumenep Kembali Berulah, Masyarakat Diminta Hati-hati

×

Begal Payudara di Sumenep Kembali Berulah, Masyarakat Diminta Hati-hati

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi begal payudara (Foto: Istimewa)
Ilustrasi begal payudara (Foto: Istimewa)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Sebuah potongan video berdurasi 37 detik kembali menggemparkan warga Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (15/10/2021).

Video itu menyebar luas di platform aplikasi WhatsApp. Dalam video itu, terlihat seorang wanita muda mengenakan baju warna pink kerudung hitam yang diduga korban pelecehan seksual oleh kawanan begal payudara.

Example 300x600

Wanita itu menangis di pangkuan seorang laki-laki tanpa baju di sebuah rumah milik warga. Korban terlihat syok dan merasa ketakutan.

Dari keterangan perekam video, ihwal kejadian itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor di jalan raya.

“Untung tidak jatuh,” ucap seorang wanita dalam video yang berdurasi 37 detik.

Keterangan lain dalam video berasal dari seorang laki-laki yang meminta warga berhati-hati terhadap aksi begal payudara saat di jalan raya.

“Hati-hati, begal payudara ada lagi sekarang,” ucapnya.

Suara laki-laki dalam video itu juga menyebutkan bahwa kejahatan seksual tersebut terjadi di daerah Gurbas, Kecamatan Manding, Sumenep, Madura.
“Kejadiannya di Gurbas,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S belum bisa memberikan keterangan. Saat dihubungi via sambungan telepon tidak dijawab meski nada sambung terdengar aktif. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.