Tekan Inflasi, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar di Sejumlah Wilayah

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Tekan Inflasi, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar di Sejumlah Wilayah

Foto: Kegiatan Operasi pasar Pemkab Jember, Selasa (6/12/2022).

JEMBER, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Jember, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, menggelar operasi pasar di sejumlah wilayah. Hal tersebut untuk pengendalian dampak inflasi.

Diketahui, operasi pasar tersebut diadakan setiap hari senin, selasa, dan sabtu disetiap minggunya. Dimulai tanggal 6 hingga 27 Desember mendatang, dari pukul 07.00-10.00 WIB.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember Bambang Saputro menyampaikan. Hingga akhir Desember 2022, Pemkab Jember akan terus melakukan operasi pasar. Yakni untuk mengendalikan harga bahan pokok dan menekan laju inflasi.

“Jadi sesuai dengan arahan bapak bupati, mulai bulan desember ini setiap hari senin, selasa dan hari sabtu. Pemerintah kabupaten jember menyelenggarakan operasi pasar. Operasi pasar ini, bertujuan untuk menekan inflasi di bulan desember,” ucap Bambang saat dikonfirmasi sejumlah wartawan disela kegiatannya, Selasa (6/12/2022).

Baca Juga:  Terekam Kamera CCTV, Aksi Pria Mainkan Alat Vital di Depan Kos Cewek di Jember Viral

Kata Bambang, hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2023.

“Biasanya, setiap tahun itu di bulan Desember ada kenaikan bahan pokok menjelang natal dan tahun baru,” ujarnya.

Untuk kegiatan operasi pasar hari ini, lanjutnya, bertempat di pasar tanjung dan kreongan.

“Kami juga nembawa produk-produk bahan pokok, diantaranya seperti beras. Nah beras ini ada 2 jenis, yaitu beras premium dan medium,” kata Bambang.

“Selanjutnya gula dan minyak goreng. Minyak goreng pun juga sama, ada yang premium dan curah. Minyak goreng di kita, sangat murah sekali. Dijual oleh bulog jember dengan harga Rp. 12.500 per liter. Sedangkan HET pemerintah kan Rp. 14.000 per liternya. Kemudian telur ayam perkilonya Rp. 27.000,” paparnya.

Baca Juga:  Bupati Jember Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri Melalui Zoom Meeting

Bambang juga menambahkan, untuk ketersediaan stok bahan pangan di Kabupaten Jember, masih terbilang cukup.

“Perlu kami sampaikan untuk masyarakat di kabupaten jember. Kondisi saat ini, baik ketersedian stok pangan insyaallah sampai dengan akhir tahun masih tersedia dengan cukup,” ungkapnya.

“Juga harga-harga bahan pokok penting sesuai pemantuan pemerintah Kabupaten Jember melalui dinas perdagangan. Ini masih terpantau relatif stabil,” tandasnya.

Terpisah, salah satu pembeli di pasar tanjung Dewi mengatakan. Dengan adanya operasi pasar murah itu, menurutnya sangat membantu.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan di Jember Terancam 15 Tahun Penjara

“Saya tadi beli telur disini, ternyata harganya murah. Kalau diluaran harganya 29 ribu/kg. Kalau disini 27 ribu/kg,”

“Apalagi kan saya jualan kue, jadi lebih baik beli disini meskipun selisihnya 2 ribu, lumayan juga lebih hemat,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment