Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPendidikan

Lembaga Pendidikan di Tiga Kecamatan Sumenep Kembali Gelar PJJ

×

Lembaga Pendidikan di Tiga Kecamatan Sumenep Kembali Gelar PJJ

Sebarkan artikel ini
Tampak depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura. (Foto: Istimewa)
Tampak depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura. (Foto: Istimewa)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tiga kecamatan.

Hal itu dilakukan demi menekan angka penyebaran virus corona sekaligus upaya mengembalikan tiga kecamatan tersebut ke zona hijau dalam peta sebaran Covid-19.

Example 300x600

Tiga kecamatan yang diinstruksikan untuk menggelar PJJ meliputi Kecamatan Kota Sumenep, Bluto dan Talango. Perintah tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) tertanggal 17 November 2020 yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah untuk melakukan PJJ mulai dari Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Kepala Disdik Sumenep, Carto melalui Kabid Pembinaan SMP, Edy Suprayitno mengungkapkan, PJJ di tiga kecamatan tersebut berlaku sejak hari Selasa (17/11) kemarin dan akan tetap diterapkan sampai tiga kecamatan tersebut berada di zona hijau (aman).

“Tadi saya bersama cabang dinasnya, dari yang paling bawah sampai SMA harus PJJ,” ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Meski demikian, pihaknya menyadari bahwa keputusan tersebut dinilai kurang tepat oleh sebagian kalangan. Namun, untuk mengantisipasi semakin runyamnya keadaan, pihaknya mengaku harus menerapkan kebijakan ini. Walaupun efektivitas pembelajaran tatap muka (PTM) dinilai memang lebih optimal dari PJJ.

“Kalau untuk memutus penyebaran covid ya optimal. Kalau dari segi pembelajarannya pasti (PJJ, red) tidaklah optimal karena yang di pedesaan kesulitan jaringan,” ucapnya.

Peraih Madura Award ketegori Tokoh Pendidikan pada tahun 2018 itu berharap agar semua lembaga pendidikan di tiga kecamatan bisa melaksanakan PJJ sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Disdik.

“Saya berharap korona ini cepat hilang, dan kita bisa kembali pada kehidupan semula,” tandasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan peta sebaran Covid-19 se-Kabupaten Sumenep per tanggal 17 November 2020, dari 27 kecamatan yang ada di kabupaten ujung timur pulau Madura hanya tiga kecamatan yang masuk dalam zona orange (resiko sedang). Yakni, Kecamatan Kota, Bluto dan Talango. (die/jie)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Abd. Rahman, kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. (Ist/wartazone.com)
Pendidikan

Abd. Rahman, M.Pd. kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. Rahman ditetapkan sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KPP Sumenep. Mubes KPP Sumenep berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

FOTO: Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027, digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).
Daerah

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan strategi untuk memperkuat perusahaan pers anggotanya. Salah satu agenda yang mendapat perhatian utama adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027 yang digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).