Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Program Berani Simpel, Berikut Sederet Manfaatnya

×

BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Program Berani Simpel, Berikut Sederet Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
Foto: Penandatanganan kerjasama antara Bank BPRS Bhakti Sumekar dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep dan UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Sumenep.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep meluncurkan program Berani Simpel ‘Bismillah Gerakan Melayani Simpanan Pelajar’.

Program tersebut bertujuan untuk mendidik siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan demi masa depan.

Example 300x600

Program ini mendorong para pelajar yang ada di Kabupaten Sumenep memiliki satu rekening bernama Tabungan simpel.

Direktur Utama Bank BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengatakan, program Berani Simpel merupakan program yang digagas dan diinisiasi oleh Bupati Sumenep dengan tujuan mendorong gerakan satu rekening satu pelajar.

Produk Berani Simpel sendiri bukan hanya inovasi dalam pengembangan layanan perbankan kepada kalangan pelajar, namun sejatinya sebagai salah satu wujud komitmen BPRS Bhakti Sumekar, untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Sumenep.

Melalui program tersebut, pelajar dapat menabung paling sedikit Rp1000 dari uang saku atau sisa uang jajan.

Untuk mensukseskan program tersebut BPRS akan hadir ke sekolah sekolah guna mensosialisasikan program berani simpel ini, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat.

“Pembukaan tabungan simpel hanya dikenakan biaya lima ribu rupiah, tabungan ini akan dilayani di semua sekolah baik daratan atau kepulauan,” jelasnya.

Menurutnya, yang paling penting dari program tersebut ialah adanya upaya dan keinginan untuk mendorong generasi muda, khususnya pelajar di Sumenep agar tidak konsumtif. Sebab, tak sedikit para pelajar terutama tingkat SMA yang sudah gemar membeli sesuatu lewat e-commerce.

“Tujuannya cuma satu, bagaimana pelajar-pelajar kita itu memiliki keinginan untuk menabung dan budaya menabung itu harus kita dorong di era digitalisasi saat ini,” urainya.

Diakui Fajar, era saat ini konsumtifnya lebih mudah karena ada di gadget. “Mereka bisa beli online dan sebagainya, dan ini yang pada akhirnya harus kita antisipasi, agar generasi muda kita tidak terlalu konsumtif, paling tidak dengan adanya Berani Simple ini mindsetnya berfikir untuk menabung,” imbuhnya.

Sekedar informasi, dasar ketentuan program Berani Simpel meliputi, Keputusan Presiden nomor 26 tahun 2019 tentang hari Indonesia menabung dan dalam rangka penguatan satu rekening satu pelajar (Kejar).

Kemudian, POJK 03 tahun 2023 tentang peningkatan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen & masyarakat, dan Disposisi Bupati Sumenep nomor 2476 tanggal 21 September tentang Program Berani Simpel.

Program ini diresmikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja, Rabu (11 Oktober 2023).

Peresmian program ditandai dengan penandatanganan Kerjasama Bank BPRS Bhakti Sumekar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep dan UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kabupaten Sumenep. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.